Penahanan Kapal Tanker UEA di Yaman Picu Kekhawatiran Israel

Penahanan kapal tanker Uni Emirat Arab di Laut Merah, telah membuka fase baru dalam perang Yaman melawan Koalisi Arab Saudi. Ketidakamanan di Laut Merah bagi para agresor, lebih dari sebelumnya, sangat mengkhawatirkan rezim Zionis Israel.

Kapal tanker berbendera UEA pada 2 Januari 2022 untuk pertama kalinya berhasil ditahan oleh Angkatan Laut Yaman, dan membuka fase baru pertempuran rakyat Yaman melawan Koalisi Arab Saudi-UEA.

Situs Ansarullah Yaman, Kamis (6/1/2022) melaporkan, tidak diragukan Israel terlibat dalam perang Yaman, dan berusaha memperkuat kehadirannya di pesisir pantai Laut Merah, Selat Bab El Mandeb, dan kepulauan milik Yaman.

Menurut media Barat, UEA telah membuka jalan bagi Israel masuk ke Yaman, dengan mendirikan pangkalan militer dan intelijen di Pulau Socotra. Di sisi lain, Israel sejak tahun 2016 sudah mulai membangun pangkalan militer di Laut Merah di pegunungan Emba Soira, Eritrea yang berhadapan dengan Selat Hormuz.

Oleh karena itu, bukan hal yang mengejutkan jika Israel adalah pihak yang paling khawatir dengan operasi militer pasukan Yaman di Laut Merah, dan penahanan kapal tanker UEA.

Penahanan kapal tanker UEA terjadi di Laut Merah, lokasi yang dianggap Amerika Serikat dan Israel sebagai lokasi strategis serta vital. (HS)

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.