Abdollahian: Kami Minta Jaminan Ekspor Minyak dan Akses ke Hasilnya

Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, jika pihak Barat memiliki niat baik dan tekad serius, maka sebuah kesepakatan yang baik bisa dicapai di Wina.

Hossein Amir Abdollahian, Kamis (6/1/2022) menyebut putaran ke-8 Perundingan Wina berada di jalur yang benar. Kepada stasiun televisi Al Jazeera, ia menuturkan, “Kami harus bisa mengekspor minyak, dan harus bisa mengakses pendapatan dari ekspor tersebut.”

Ia menambahkan, “Kami menuntut pencabutan sanksi yang diterapkan Donald Trump, terutama sanksi-sanksi yang melanggar kesepakatan nuklir JCPOA, kami menuntut jaminan-jaminan baru yang mencakup dihindarinya sanksi baru atau penerapan kembali sanksi yang sudah dicabut.”

Menurut Menlu Iran, pihaknya mendengar statemen-statemen yang baik dari delegasi Amerika Serikat, namun tidak menyaksikan langkah serius. Terkait ancaman rezim Zionis Israel, Abdollahian mengatakan itu bukan hal yang baru, dan Israel tidak pada posisi yang bisa membuktikan ancaman ini.

Sementara terkait Arab Saudi, Menlu Iran menegaskan, “Dialog kami dengan Arab Saudi positif dan konstruktif, kapan pun kami siap memulai kembali hubungan dengan Riyadh.” (HS)

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.