UMY Segera Panggil Korban dan Terduga Pelaku Pemerkosaan yang Viral di Medsos

Bantul: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tengah mendalami dugaan kasus pemerkosaan yang menghebohkan kampus beberapa hari terakhir. Otoritas kampus setempat menyatakan masih melakukan investigasi internal.
 
“(Dugaan kasus pemerkosaan) dipercayakan pada unit kerja yang mempunyai tupoksi (tugas pokok dan fungsi) menangani kasus hukum, yaitu Biro Hukum dengan dukungan PKBH UMY,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol UMY, Hijriyah Oktaviani dihubungi, Rabu, 5 Januari 2022.
 
Ia mengatakan, otoritas kampus lebih dulu mendalami secara internal sebelum melapor ke aparat kepolisian. Menurut dia, berupaya mencegah kasus serupa melalui Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) melalui sejumlah program inovatif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Baca: UMY Investigasi Dugaan Pemerkosaan Terhadap Mahasiswinya
 
Adapun dalam keterangan tertulis, UMY berencana memintai keterangan kepada terduga korban atas kasus yang dilakukan terduga pelaku inisial MKA atau OCD. Informasi dugaan pemerkosaan itu dinilai tak cukup melalui media sosial.
 
“Ini agar dapat dilakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mendapatkan bukti dan kebenaran kasus tersebut,” kata Hijriyah.
 
Selain terduga korban, UMY juga berencana memeriksa terduga pelaku. Pasalnya, dalam perkembangan terduga korban tak hanya seorang, melainkan menjadi tiga orang. Hal ini sebagaimana informasi yang diunggah media sosial instagram @dear_umycatcallers.
 
Menurut Hijriyah, UMY tak menoleransi pelaku pelanggar aturan disiplin, termasuk pemerkosaan dan kriminal. Pihak kampus telah menunjuk Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) Fakultas Hukum UMY untuk memberikan pendampingan kepada korban atau penyintas apabila berkeinginan menempuh jalur hukum.
 
“Kami mengimbau semua pihak untuk bisa mengakses informasi valid mengenai perkembangan kasus tersebut berdasarkan informasi dari Biro Humas dan Protokol di situs resmi UMY. Individu atau kelompok baik itu dosen, tendik, mahasiswa atau alumni, selain Biro Humas dan Protokol tidak dapat berbicara atas nama atau mewakili UMY,” ungkapnya.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.