Hujan Datang Lagi, Ini Empat Syarat untuk Cek Kondisi Ban Mobil Agar Aman Melaju

Suara.com – Sejumlah kota di Indonesia kembali diguyur hujan. Untuk itu melakukan aktivitas menggunakan mobil tentu harus ekstra hati-hati. Berikut ini adalah tips perawatan ban pantang dilewatkan agar tetap aman dan optimal.

Selain komponen mesin, sistem pengereman, bagian kaki-kaki terutama ban memang wajib menjalani pemeriksaan supaya tidak was-was selagi melaju di jalan raya.

Cara mengemudikan kendaraan dengan kondisi jalan yang basah tidak sama dengan saat jalanan kering. Dan dalam situasi itu kondisi ban juga harus layak pakai.

Oleh karena itu, seperti dikutip dari mobil88 setidaknya ada empat hal yang perlu dicek agar ban tetap aman saat dibawa berkendara di musim hujan:

Lihat Kondisi Tapak Ban

Baca Juga: Cara Baru Penumpang Masuk ke Dalam Mobil Saat Musim Hujan, Tak Perlu Pakai Payung Lagi

Saat berkendara dalam kondisi hujan atau jalan basah perlu memperhatikan kondisi ban. Untuk tanda-tanda ban yang sudah harus diganti bisa dilihat dari kondisi tapak ban itu sendiri.

Ilustrasi ban mobil (Shutterstock).
Ilustrasi tapak ban mobil (Shutterstock).

Ini yang paling mudah terlihat. Apakah ban masih layak pakai atau sudah menipis.

Ban yang sudah tipis atau aus sangat memengaruhi pengendalian dan pengereman. Sangat berbahaya bila dipacu kencang dan menemui jalanan licin bila hujan. Grip ban sudah pasti jauh berkurang dan mobil mudah melintir.

Perhatikan Tread Wear Indicator (TWI)

Perhatikan kembangan ban, bila terlihat tebal dan utuh, masih terbilang aman. Caranya dengan melihat pada tanda TWI (tread wear indicator).

Baca Juga: Sanksi Tegas Dinas Perhubungan Pontianak: Kempiskan Ban Mobil yang Parkir Sembarangan

Bentuknya berupa simbol segitiga yang terletak di batas terbawah kembangan ban dan tonjolan karet di sela kembangan ban.

Jika bagian itu sudah menyentuh aspal dan mulai terkikis, berarti ban semakin menipis dan sudah waktunya dipensiunkan.

Pastikan Tekanan Angin dan Beban Sesuai

Selain alur ban, pastikan juga tekanan angin pada ban sesuai dengan rekomendasi pabrik. Pastikan juga kendaraan tidak melebihi batas beban muatan yang dapat dibawanya.

Pada saat mengemudi di jalan basah, disarankan untuk tidak melibas genangan air dengan kecepatan tinggi. Hal ini dikarenakan melibas genangan air dapat berpotensi terjadinya aquaplaning.

Lihat Retakan pada Dinding Ban

Selain itu, cara untuk cek kondisi ban mobil juga dengan memperhatikan apakah ada retak-retak di alur dan dinding ban. Bisa jadi kualitas ban jelek atau pengaruh cuaca. Jangan dibiarkan, karena mungkin saja menyebabkan kebocoran dan bisa pecah sewaktu-waktu.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *