Biar Nggak Salah Paham, Ini Arti dari Tune Up

Suara.com – Secara berkala sebuah kendaraan tentu akan menjalani servis rutin. Tujuannya sederhana, untuk mengetahui semua komponen berfungsi dengan optimal dan tak ada kerusakan. Namun tahukah Anda ternyata kendaraan bermotor juga sebaiknya di tune up? Tune up artinya ketika pemeriksaan dilakukan lebih jauh agar bisa mengembalikan performa kendaraan seperti mendekati baru.

Yap, proses tune up sendiri direkomendasikan untuk dilakukan secara berkala untuk menjaga performa kendaraan secara keseluruhan tetap seperti saat baru diproduksi, atau setidaknya mendekati. Tentu saja, waktu untuk tune up dilihat dari jarak atau kilometer yang ditempuh mobil.

Tune Up Artinya…

Ilustrasi mesin mobil. (Shutterstock)
Ilustrasi mesin mobil. (Shutterstock)

Tune up artinya, secara umum, adalah proses penyetelan ulang semua komponen mobil atau motor yang sudah digunakan dalam jarak tempuh atau jangka waktu tertentu untuk mengembalikan semua fungsi ke titik optimal.

Baca Juga: Disebut Kena OTT KPK, Ini 4 Mobil Mewah Koleksi Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi

Penggunaan secara rutin dapat membuat beberapa komponen aus atau mengalami penurunan fungsi, yang biasanya bisa dioptimalkan dengan servis. Namun dengan tune up, semua bagian mesin akan dicek dan disegarkan kembali sehingga memberikan performa terbaik seperti baru.

Kapan Waktu Paling Tepat Melakukan Tune Up?

Teknisi bengkel resmi Daihatsu tengah memeriksa sistem pengereman, termasuk kampas rem dalam layanan rutin. Sebagai ilustrasi [PT ADM].
Teknisi bengkel resmi Daihatsu tengah memeriksa sistem pengereman, termasuk kampas rem dalam layanan rutin. Sebagai ilustrasi [PT ADM].

Nah jika muncul pertanyaan ini di benak Anda, maka jawabannya adalah sangat bergantung pada penggunaan kendaraan.

Pada mobil misalnya, servis dilakukan pada jarak tempuh tertentu. Misalnya saja 30.000 km, kemudian 50.000 km, kemudian 70.000 km, dan seterusnya. Namun untuk tune up sendiri, biasanya mobil akan diberikan treatment ketika mencapai batas servis, katakanlah 120.000 km.

Idealnya untuk mencapai jarak tempuh ini pada penggunaan harian, maka waktu yang diperlukan adalah satu tahun sekali. Kembali lagi, ini juga tergantung dengan penggunaan, medan yang dilalui, perawatan yang dilakukan, dan sebagainya.

Baca Juga: Krisis Chip Tak Kunjung Usai, Produsen Kesulitan Mendapat Tenaga Kerja yang Layak

Namun saat ketika mobil dikendarai sudah tak nyaman, Anda juga bisa berkonsultasi dengan bengkel kepercayaan Anda untuk melakukan tune up.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *