Aset Kripto Merekah di Tengah Minimnya Risiko Omicron

Jakarta: Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan sebagian besar aset kripto seperti bitcoin, ethereum, dan kripto berkapitalisasi pasar utama lainnya merangkak ke zona hijau pada perdagangan hari ini.
 
Hal ini karena investor mulai memandang Omicron sebagai potensi yang tidak terlalu mengganggu ekonomi global dibandingkan varian virus korona sebelumnya akibat rendahnya risiko rawat inap, berdasarkan penelitian.
 
“Jumlah kasus covid-19 yang sedikit lebih tinggi di AS dan sedikit lebih tinggi di Tiongkok tampaknya akan meningkatkan kekhawatiran rantai pasokan dan ketakutan akan inflasi yang lebih tinggi di AS, daripada meningkatkan kekhawatiran pertumbuhan,” ujar Ibrahim dalam siaran persnya, Rabu, 5 Januari 2022.

Pasar cenderung membosankan

Selain itu, Public Relation Manager Litedex Protocol David Saragih mengungkapkan pasar yang cenderung membosankan selama sebulan terakhir membuat trader tertarik untuk memburu aset kripto.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Di lain sisi, Komisi Sekuritas dan Pertukaran (SEC) Amerika Serikat (AS) kembali menunda keputusan pengesahan exchange-traded fund (ETF) di bursa berjangka bitcoin NYDIG selama 60 hari,” paparnya.
 
Secara historikalnya, harga bitcoin pada Januari selalu membukukan koreksi. Secara rata-rata, tingkat pengembalian (return) bulanan bitcoin di Januari dalam sembilan tahun terakhir cenderung negatif, yakni sebesar minus 3,3 persen.
 
Namun dalam beberapa bulan terakhir, bitcoin sudah mencatatkan return positif sekitar 50 persen pada Januari 2022. Sementara itu dari sisi arus dana investor, produk investasi aset digital melihat adanya arus masuk (inflow) sebesar USD9,3 miliar pada 2021, meningkat 36 persen dari 2020.
 
Beberapa investor menarik dananya dari pasar kripto pada pekan terakhir 2021, pada pekan itu tercatat arus keluar (outflow) sebesar USD32 juta. Angka ini menunjukkan adanya beberapa keraguan investor jangka pendek, setelah adanya aksi jual masif di kripto pada awal Desember 2021.

Berikut data aset kripto berdasarkan CoinMarketCap pada pukul 09.31 WIB:

  1. Terra terkoreksi 2,72 persen ke level USD84,81 per koin atau setara dengan Rp1,21 juta per koin.
  2. Polkadot terpangkas 2,19 persen ke USD29,26 per koin atau Rp419.003 per koin.
  3. Bitcoin menguat 0,3 persen ke level harga USD46.297,49 per koin atau setara dengan Rp662,98 juta per koin.
  4. Ethereum melesat 1,92 persen ke level USD3.802,84 per koin atau Rp54,45 juta per koin.
  5. Binance coin melonjak 1,35 persen ke USD511,42 per koin atau Rp7,32 juta per koin.
  6. Cardano terapresiasi 1,44 persen ke USD1,32 per koin atau Rp18.902 per koin.

“Dalam perdagangan sore ini, ethereum di platform Litedex Protocol pada pukul 15.00 WIB menguat di harga USD3.810,17 atau naik 1,10 persen dengan volume transaksi sebesar USD13,85 miliar dengan kapitalisasi pasar USD454,85 miliar. Sedangkan untuk perdagangan besok, ethereum kemungkinan dibuka fluktuatif, namun ditutup menguat di kisaran USD3.770,30 per koin sampai USD3.960,50 per koin,” tutup David.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *