Persiapan MotoGP Mandalika, Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto Akan Berkantor di Sana

Suara.com – Marsekal (Purn) TNI Hadi Tjahjanto berencana akan segera berkantor di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat setelah ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Komandan Lapangan persiapan MotoGP Mandalika 2022. Demikian dikutip dari kantor berita Antara.

“Insya Allah tanggal 6 atau 7 Januari ini Marsekal (Purn) TNI Hadi Tjahjanto sudah berkantor di Mandalika,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB HL Gita Ariadi di Mataram, Selasa (4/1/2022).

Gita Ariadi menjelaskan kehadiran mantan Panglima TNI itu sebagai Komandan Lapangan dalam mempersiapkan Sirkuit Mandalika sebagai tuan rumah MotoGP, termasuk mempersiapkan tes pra-musim yang dijadwalkan pada Pebruari 2022 mendatang bisa berjalan dengan lancar dan aman.

Sejumlah pembalap memacu motornya dalam race 1 WorldSBK seri Indonesia 2021 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (21/11/2021). Dalam race tersebut pembalap tim Pata Yamaha With Brixx WorldSBK Toprak Razgatlioglu berhasil menjadi juara dunia WorldSBK 2021. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Para rider memacu motornya dalam race 1 WorldSBK seri Indonesia 2021 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (21/11/2021). Dalam race tersebut pembalap tim Pata Yamaha With Brixx WorldSBK Toprak Razgatlioglu berhasil menjadi juara dunia WorldSBK 2021. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

“Intinya untuk memastikan kesiapan MotoGP Mandalika,” tegasnya.

Baca Juga: Berlaga di Reli Dakar 2022, Stephane Peterhansel Andalkan Mobil Hybrid

Sekda NTB menyatakan terdapat sejumlah titik perhatian yang perlu segera mendapat perhatian berdasarkan catatan evaluasi saat pelaksanaan World Superbike (WSBK) Nopember 2021 lalu, antara lain infrastruktur jalan, penataan sirkuit baik diluar maupun di dalam, UMKM, sirkulasi penonton dan tiket.

“Dari hasil evaluasi kita bersama seluruh pihak saat pelaksanaan World Superbike (WSBK) masih ada 18 item yang perlu segera dituntaskan dan dilakukan perbaikan. Itu belum termasuk catatan dari ITDC,” terang Gita Ariadi.

Menurutnya, sejumlah kementerian dan lembaga juga sudah diperintahkan oleh Presiden Joko Widodo untuk ikut turun membantu dan memotret berbagai ketersediaan pendukung sesuai dengan bidang tugas masing-masing sebelum tibanya pelaksanaan MotoGP 2022 medatang.

“Ini artinya kita tak bekerja sendiri. Pemerintah pusat menaruh perhatian khusus akan pelaksanaan even-even dunia yang akan diselenggarakan di NTB termasuk MotoGP.

Untuk itu kepada seluruh OPD diminta juga untuk tidak segan-segan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui kementerian ataupun lembaga-lembaga perintah pusat lainnya,” pungkas Gita Ariadi.

Baca Juga: Acara Tahun Baruan Seru Pereli Legendaris Sebastien Loeb: Lahap Trek Dakar

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.