Waspada! Walau Jarang, Pria Bisa Juga Terkena Kanker Payudara

Jakarta: Wanita terkena kanker payudara sudah umum didengar, tapi bagaimana bila penyakit tersebut menyerang kaum adam? Kanker payudara pria adalah kanker langka yang terbentuk di jaringan payudara pria. 

Inilah yang dialami oleh presenter, Robby Purba. Melalui akun Instagram pribadinya @robbypurba, Robby mengabarkan kalau ia telah menjalani operasi tumor payudara di RS MRCC Siloam, Jakarta.

“PRIA dengan TUMOR PAYUDARA. Bisakah? Alhamdulillah ternyata bisa… lagian apa sih yang Allah gak bisa … nah abang yang beruntung nih.. kasus yang jarang terjadi kepada pria,” tulis Robby Purba dalam unggahan Instagram @robbypurba pada Kamis, 30 Desember 2021 lalu.
 
Sebenarnya belum jelas apa yang menyebabkan kanker payudara pada pria. Dokter tahu bahwa kanker payudara pria terjadi ketika beberapa sel payudara membelah lebih cepat daripada sel sehat. 

Sel-sel yang terakumulasi membentuk tumor yang dapat menyebar (bermetastasis) ke jaringan terdekat, ke kelenjar getah bening atau ke bagian tubuh lainnya. 
 

Gejala dan jenis kanker payudara pria

Sebagaimana yang sudah dinukil dari Mayo Clinic, tanda dan gejala kanker payudara pria mencakup:

– Benjolan tanpa rasa sakit atau penebalan di jaringan payudara 
– Perubahan pada kulit yang menutupi payudara, seperti lesung pipit, kerutan, kemerahan atau bersisik 
– Perubahan pada puting, seperti kemerahan atau bersisik, atau puting yang mulai membelok ke dalam 
– Keluar dari puting 

(Robby Purba memberikan video sebelum ia dioperasi. Video: Dok. Instagram Robby Purba/@robbypurba)
 

Sedangkan jenis kanker payudara yang didiagnosis pada pria meliputi: 

– Kanker yang dimulai di saluran susu (ductal carcinoma). Hampir semua kanker payudara pria adalah karsinoma duktal
– Kanker yang dimulai pada kelenjar penghasil susu (lobular carcinoma). Jenis ini jarang terjadi pada pria karena mereka memiliki sedikit lobulus di jaringan payudara mereka
– Jenis kanker lainnya. Jenis kanker payudara lain yang lebih jarang yang dapat terjadi pada pria termasuk penyakit Paget pada puting susu dan kanker payudara inflamasi
 

Faktor risiko kanker payudara

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko kanker payudara pria meliputi: 

– Usia yang lebih tua. Risiko kanker payudara meningkat seiring bertambahnya usia. Kanker payudara pria paling sering didiagnosis pada pria berusia 60-an

– Paparan estrogen. Jika menggunakan obat yang berhubungan dengan estrogen, seperti yang digunakan untuk terapi hormon untuk kanker prostat, risiko kanker payudara akan meningkat

– Riwayat keluarga dengan kanker payudara. Jika memiliki anggota keluarga dekat dengan kanker payudara, maka memiliki peluang lebih besar untuk terkena penyakit ini

– Sindrom Klinefelter. Sindrom genetik ini terjadi ketika anak laki-laki dilahirkan dengan lebih dari satu salinan kromosom X. Sindrom Klinefelter menyebabkan perkembangan testis yang tidak normal. Akibatnya, pria dengan sindrom ini menghasilkan kadar hormon pria tertentu (androgen) yang lebih rendah dan lebih banyak hormon wanita (estrogen)

– Penyakit hati. Kondisi tertentu, seperti sirosis hati, dapat mengurangi hormon pria dan meningkatkan hormon wanita, sehingga meningkatkan risiko kanker payudara

– ?Kegemukan. Obesitas dikaitkan dengan kadar estrogen yang lebih tinggi dalam tubuh, yang meningkatkan risiko kanker payudara pria

– ?Penyakit testis atau pembedahan. Memiliki testis yang meradang (orkitis) atau operasi untuk mengangkat testis (orchiectomy) dapat meningkatkan risiko kanker payudara pria

Yang harus diperhatikan, segera temui dokter jika memiliki tanda atau gejala persisten yang mengkhawatirkan. Tapi jangan panik, pria yang didiagnosis dengan kanker payudara pada tahap awal memiliki peluang bagus untuk sembuh. 

Perawatan biasanya melibatkan pembedahan untuk mengangkat jaringan payudara. Perawatan lain, seperti kemoterapi dan terapi radiasi, mungkin direkomendasikan berdasarkan situasi khusus. 
(TIN)

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *