Boyolali Gelar PTM 100%

Boyolali: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah memberi lampu hijau Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Semua sekolah, dari tingkat TK hingga SMP, baik negeri maupun swasta di daerah itu melaksanakan PTM 100 persen.
 
“Semua sekolah TK, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta, di Boyolali tetap melaksanakan PTM dan sudah mencapai 100 persen,” kata Kepala Disdikbud Kabupaten Boyolali Darmanto di Boyolali, Senin, 3 Januari 2022
 
Ia menyebut jumlah TK di Boyolali yang melaksanakan PTM sebanyak 550 sekolah, SD 582 sekolah, dan SMP 98 sekolah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



“Mereka melaksanakan PTM dalam rangka penilaian akhir semester I dan untuk SD dalam rangka pengendalian covid-19 libur Natal dan Tahun Baru 2022 serta kegiatan vaksin anak usia 6-11 tahun,” ujarnya.
 
Ia menyebut, berdasarkan monitoring Disdikbud Kabupaten Boyolali terhadap PTM TK, SD, SMP, sejak minggu ketiga November hingga minggu pertama Desember 2021 untuk penilaian akhir semester, kegiatan berjalan lancar, aman, dan sehat.
 
Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali juga mengadakan survei secara acak dengan tes usap antigen untuk anak-anak dan guru yang hasilnya tidak ada yang terkonfirmasi covid-19.
 
“Kemudian dilanjutkan, kami masih berpedoman dengan Surat Edaran (SE) Kemendagri yang pertama untuk menunda pembagian rapor yang seharusnya menurut kalender pendidikan itu, diberikan pada tanggal 18 Desember 2021 dan dilanjutkan liburan semester I tanggal 20 Desember 2021 dan baru masuk kembali, Senin ini,” jelasnya.
 
Baca: Mulai Januari 2022, Wilayah PPKM Level 1-3 Wajib PTM Terbatas
 
Pihaknya tidak melaksanakan kegiatan sesuai kalender pendidikan tersebut karena hingga hari ini, anak-anak di Boyolali masih masuk sekolah  untuk melaksanakan PTM.
 
“Pembagian rapor semester I akan dilaksanakan pada Sabtu, 8 Januari 2022, dan anak-anak baru libur sekolah pada tanggal 10-15 Januari. Anak-anak baru masuk PTM kembali melanjutkan ajaran semester II, pada tanggal 17 Desember 2022,” ungkapnya.
 
Dia menjelaskan penundaan libur sekolah anak-anak di Boyolali juga sekaligus untuk mendukung kegiatan percepatan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun. Vaksinasi anak itu masih berjalan setiap hari hingga saat ini. 
 
“Semua PTM di Boyolali berjalan lancar dan semuanya sehat. Mereka tetap disiplin protokol kesehatan dengan baik,” katanya.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.