Ponpes As-Sunnah Lombok Timur Diserang Sekelompok Massa Tak Dikenal

Mataram: Polda Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) meminta warga tetap tenang terkait aksi sekelompok massa tidak dikenal yang menyerang Pondok Pesantren (Ponpes) As-Sunnah, Bagek Nyaka, Kecamatan Aikmal, Lombok Timur, pada Minggu dini hari tadi. Penyerangan ini mengakibatkan sejumlah fasilitas Ponpes rusak.
 
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, mengatakan kejadian tersebut diduga buntut dari menyebarnya potongan video yang mendiskreditkan sejumlah makam leluhur di Lombok.
 
“Dalam waktu dekat kami akan mengambil keterangan dari berbagai pihak terkait permasalahan tersebut baik kasus perusakan dan video ujaran kebencian tersebut, percayakan kepada pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus tersebut dan masyarakat agar tenang,” jelas Artanto di Mataram, Minggu, 2 Januari 2021.
 
Dijelaskan, sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) dan warga juga telah mendatangi Polda NTB untuk menyampaikan laporan, terkait keberatannya terhadap ujaran dalam video tersebut.
Warga diharap tenang dan tidak melakukan tindakan anarkis yang dapat mengganggu jalannya proses penegakan hukum yang dilakukan pihak kepolisian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Baca: Pengunggah Video Dugaan Ujaran Kebencian Bahar bin Smith Segera Diperiksa
 
Dijelaskan, untuk tetap menjaga Kamtibmas di Markas As-sunah Bagik Nyaka dan lokasi pembangunan masjid Imam Asy Syafi’i serta rumah H Sunardi selaku ketua pembangunan masjid, telah dilakukan pengamanan ekstra dari Polres Lotim dan Brimob serta menjaga status quo TKP tersebut.
 
Selain itu, Artanto menyebutkan bahwa pihaknya segera melakukan penggalangan terhadap tokoh masyarakat, tokoh agama agar tidak terprovokasi dan melakukan penebalan pengamanan dari Sabhara Polres dan Kompi Brimob Lotim.
 
“Kami imbau, agar warga tetap tenang, dan jangan melakukan tindakan-tindakan yang dapat mengganggu jalannya proses yang kami lakukan,” katanya.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *