Kaleidoskop Jatim: Pencabulan Santri, Pelecehan Seksual Siswa Hingga Erupsi Gunung Semeru

Surabaya: Ada beberapa kasus dan peristiwa yang terjadi di sejumlah daerah di Jawa Timur sepanjang 2021. Meski menjadi sorotan publik, beberapa kasus yang ditangani Polda Jatim sampai saat ini belum tuntas.
 
Berikut beberapa peristiwa yang terjadi di Jatim dalam kurun waktu 2019 hingga 2021:
 
1. Anak kiai di Jombang jadi tersangka pencabulan santriwati belum ditahan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



MSAT, pengurus salah satu pondok pesantren (ponpes) sekaligus anak dari kiai ternama di Kabupaten Jombang menjadi tersangka kasus pencabulan beberapa santriwati di pondok milik ayahnya.
 
Kasus itu mencuat ketika salah satu korban berinisial NA, melaporkan MSAT ke Polres Jombang pada 29 Oktober 2019. MSAT diduga menyetubuhi NA yang merupakan mantan santriwatinya asal Jawa Tengah. Modusnya MSAT mengancam NA yang masih di bawah umur.
 
Selain itu MSAT juga berjanji akan menjadikan NA sebagai istrinya. Hal itu membuat NA pasrah. Akan tetapi pascapersetubuhan itu, NA tak kunjung dinikahi hingga akhirnya dia memilih untuk melaporkan perbuatan cabul pengurus pesantren itu ke polisi.
 
Pada 12 November 2019, Polres Jombang mengeluarkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan. Kemudian MSAT ditetapkan sebagai tersangka pada Desember 2019.
 
Kasus tersebut menjadi perhatian publik karena setahun sejak kasus itu mencuat, belum ada langkah konkret dari pihak kepolisian. Hingga akhirnya ratusan massa dari Aliansi Kota Santri Melawan Kekerasan Seksual menggelar demonstrasi di Mapolres Jombang, Selasa, 7 Januari 2020.
 
Baca: Polda Ambil Alih Kasus Pencabulan di Jombang
 
2. Pemilik Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Tersangka Kasus Kekerasan Seksual
 
Pemilik sekaligus pengelola SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) di Kota Batu, Jawa Timur, JE, dilaporkan ke Polda Jatim oleh Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA). JE diduga melakukan kekerasan seksual terhadap belasan anak didiknya.
 
Selain dugaan tindak pidana kekerasan seksual, Komnas PA juga melaporkan dugaan tindak pidana kekerasan fisik serta dugaan tindak pidana eksploitasi ekonomi.
 
SMA SPI Kota Batu merupakan salah satu SMA Double Track (SMA DT) di Jawa Timur. SMA DT sendiri merupakan terobosan dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Jawa Timur untuk menekan angka pengangguran lulusan SMA, yang telah diinisiasi sejak 2018.
 
SMA SPI berdiri sejak 2007 di Jalan Pandanrejo Nomor 2 Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. SMA berasrama atau boarding school ini mengusung konsep sekolah gratis.
 
Ditreskrimum Polda Jawa Timur telah menetapkan JE sebagai tersangka kasus kekerasan seksual di SMA SPI Kota Batu. Meski telah jadi tersangka, polisi belum menahan JE. Terbaru, Kejaksaan Tinggi Jatim mengembalikan berkas perkara tersangka JE ke Polda Jatim, karena berkas tak lengkap.
 
Baca: Pemilik Sekolah Selamat Pagi Indonesia Dilaporkan Terkait Kekerasan Seksual Belasan Siswinya
 
3. Puluhan Orang Meninggal Akibat Erupsi Gunung Semeru
 
Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengalami erupsi pada Sabtu, 14 Desember 2021. Akibatnya puluhan orang meninggal dan ribuan orang mengungsi.
 
Jumlah warga mengungsi berjumlah 10.395 jiwa yang tersebar di 410 titik pengungsian. Pengungsian terkonsentrasi di 3 kecamatan, yaitu Pasirian 17 titik dengan 1.746 jiwa, Candipuro 21 titik 4.645 jiwa dan Pronojiwo 8 titik 1.077 jiwa.
 
Sebaran titik pengungsi juga teridentifikasi di Kabupaten Lumajang, sedangkan di luar kabupaten tersebut, pengungsian berada di Kabupaten Malang 9 titik 341 jiwa, Blitar 1 titik 3 jiwa, Jember 3 titik 13 jiwa dan Probolinggo 1 titik 11 jiwa. Posko terus memutakhirkan data pengungsian akibat dampak erupsi Semeru.
 
Pihak Posko dan pemerintah daerah telah menyiapkan lahan untuk pembangunan hunian sementara atau huntara. Dua lokasi telah dipilih menjadi relokasi warga terdampak erupsi, yaitu di Desa Sumbermujur di Kecamatan Candipuro dan Desa Oro-Oro di Kecamatan Pronojiwo.
 
Baca: Korban Meninggal Erupsi Semeru Bertambah Menjadi 51 Jiwa
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.