Mulai Jarang Dipasang di Mobil, Ini Beberapa Kelebihan Pelek Kaleng

Suara.com – Saat ini, penggunaan pelek kaleng sudah mulai jarang ditemukan untuk mobil-mobil pribadi. Pabrikan mobil hingga pabrikan pelek mobil aftermarket saat ini lebih mengutamakan memproduksi pelek alloy atau biasanya disebut sebagai pelek racing.

Biasanya pelek kaleng digunakan untuk jenis mobil varian terendah atau untuk kendaraan kategori niaga.

Walaupun pelek kaleng memiliki beberapa kekurangan dibandingkan pelek alloy, namun ada pula kelebihannya.

HSR Wheel membuka diler baru di pemungkas 2021. Mulai pelek hingga lowering kit tersedia [HSR Wheel].
HSR Wheel yang menyediakan pelek racing atau pelek alloy [HSR Wheel].

Berikut beberapa kelebihan pelek kaleng seperti dikutip dari HSR Wheel:

Biaya Reparasi Lebih Murah

Baca Juga: Jelang Akhir Tahun, HSR Wheel Buka 13 Diler Baru di 4 Provinsi

Pelek alloy memang memiliki kelebihan di konstruksi yang lebih kokoh dan kuat karena penggunaan bahan campuran.

Sedangkan pelek kaleng memang cenderung lebih lentur dan mudah penyok. Namun pelek alloy juga tergantung dari kualitas produksinya, pelek alloy sendiri bisa menjadi lebih mudah retak apabila terkena benturan yang sangat keras. Sementara pelek kaleng hanya akan penyok dan tidak sampai retak.

Apabila sama-sama rusak seperti ini, maka pelek kaleng lebih mudah, sekaligus lebih murah saat harus diperbaiki. Jika dibandingkan pelek alloy yang memakan biaya lebih mahal.

Bobot Pelek

Perbedaan selanjutnya ada pada bobot pelek itu sendiri. Pelek kaleng lebih berat dibandingkan pelek alloy untuk diameter yang sama. Dan ketika mobil menggunakan pelek kaleng, maka mobil akan butuh tenaga yang lebih saat dikendarai.

Baca Juga: Uji Kualitas Produk, HSR Wheel Lakukan Road Trip ke Bagian Barat Indonesia

Namun, karena bobot ini, pelek kaleng sering dianggap lebih kuat saat digunakan pada mobil pengangkut barang berat. Meski kenyataannya pelek alloy tidak kalah asalkan punya load rating cukup mumpuni.

Harga

Saat ini harga pelek kaleng diameter 15 inchi berkisar Rp 1,2 juta per pelek. Dibandingkan pelek alloy, pelek kaleng memiliki harga 20 persen lebih murah di pasaran.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.