[Cek Fakta] Masjid Megah Dibangun di dekat Stadion Bayern Munchen Allianz Arena? Ini Faktanya

Sebuah foto beredar di media sosial yang memperlihatkan mantan pesepakbola Bayern Munchen, Franck Ribery dengan latar belakang bangunan berwarna putih. Foto itu dinarasikan bahwa bangunan bercat putih itu adalah masjid yang dibangun khusus di dekat Stasion Allianz Arena atas permintaan Ribery.
 
Akun Instagram INFORMASI DUNIA membagikan foto itu pada 6 September 2021. Pada foto terdapat narasi:

“Ribery pernah meminta di buatkan muhsola kepada bayern munchen agar pemain yang beragama islam bisa melaksanakan sholat di dekat stadium, tetapi pihak bayer munchen malah membuatkan Masjid yang megah”

Benarkah Bayern Munchen membangun masjid megah atas permintaan Franck Ribery? Berikut cek faktanya.
 

[Cek Fakta] Masjid Megah Dibangun di dekat Stadion Bayern Munchen Allianz Arena? Ini Faktanya

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa Bayern Munchen membangun masjid megah untuk pemain yang bergama Islam atas permintaan Franck Ribery adalah salah. Faktanya, Franck Ribery berfoto di Masjid Pusat Köln bukan di dekat stadion Bayern Munchen, Allianz Arena di distrik Frottmaning.
Foto yang sama dimuat situs dw.com pada artikel berjudul “Suara Azan Boleh Berkumandang di Kota Koeln Setiap Hari Jumat” dimuat 12 Oktober 2021. Di dalam artikel ini dijelaskan masjid di foto yang beredar tersebut adalah Masjid Pusat Köln (Zentralmoschee Köln) yang dibangun organisasi muslim Turki, Diyanet Isleri Turk Islam Birligi (DITIB) di kota Koeln.
 
Pembangunan masjid dirancang arsitek Jerman Paul Boehm itu sebagian dibiayai dari sumbangan dan sisanya dari otoritas urusan agama pemerintah Turki, DITIB. Masjid itu selesai dibangun tahun 2017, dan diresmikan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam kunjungannya ke Jerman pada September 2018.
 

Sementara itu, dilansir dari Republika pada artikel berjudul “Mencari Masjid Ribery di Allianz Arena”terbit pada 26 Februari 2018, Firkah Fansuri (Wartawan Republika) yang sempat mencoba mencari Majid seperti pada gambar namun tidak ditemukan.
 
Berikut kutipan artikel berita tersebut:
 
“Sesungguhnya kedatangan saya ke stadion tidak semata-mata ingin melihat rumput yang hijau di lapangan atau juga mengetahui sejarah Bayern Munchen dan trofi-trofi yang pernah diraihnya. Lebih dari itu, saya sebenarnya ingin me ngunjungi masjid milik klub yang ramai diberitakan berbagai media termasuk di Indonesia sebulan sebelum saya berangkat ke sini. Franck Ribery, salah satu pemain Muslim andalan Bayern Munchen termasuk yang mengusulkan berdirinya masjid tersebut. Dalam pemberitaan yang ramai di media massa, lokasi masjid berada di areal stadion.
 
Kedatangan saya ke sini, tak hanya ingin melihat keberadaan masjid tersebut. Lebih dari itu, kami memang ingin melaksanakan shalat Zhuhur dan Ashar karena khawatir jika pulang ke hotel waktu Ashar telah habis. Apalagi di musim dingin seperti ini, waktu shalat Zhuhur dan Ashar pendek. Pukul 16.30, waktu Maghrib biasanya telah masuk.
 
Setelah berkeliling stadion, masjid yang kami cari tidak juga tampak. Saya sempat bertanya ke salah satu pegawai toko merchandisekhusus Bayern Munchen di arena stadion, namun ia menggelengkan kepala tanda tak tahu. Ia mengatakan para penonton yang ingin melaksanakan shalat biasanya melaku kannya di tangga-tangga stadion. Dia menyebut di sekitar stadion tidak ada masjid.
 
Tidak puas dengan jawaban pelayan tersebut kami menyisir sudut-sudut stadion untuk menemukannya. Saya berpikir karena masjid baru dibangun, mungkin pegawai toko tersebut tidak mengetahuinya.
 
Setelah berkeliling, termasuk di halaman parkir sekitar stadion saya benar-benar tidak menemukan. Lebih dari tiga puluh menit saya mencarinya di luar stadion, tapi bangunan berbentuk masjid itu tidak ada wujudnya sama sekali. Karena khawatir waktu Ashar segera habis, saya memutuskan buru-buru kembali ke hotel.
 
Belakangan saya baru me ngetahui, bahwa Masjid Bayern Munchen yang disebut-sebut berada di lokasi stadion adalah hoax. Lokasi masjid sesungguhnya berada di kawasan Kota Koln.”

 

Baca Juga:[Cek Fakta] Foto Penampakan Jakarta jadi Lautan? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa Bayern Munchen membangun masjid megah untuk pemain yang bergama Islam atas permintaan Franck Ribery adalah salah. Faktanya, Franck Ribery berfoto di Masjid Pusat Köln bukan di dekat stadion Bayern Munchen, Allianz Arena di distrik Frottmaning.
 
Informasi ini jenis hoaks false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.
 

[Cek Fakta] Masjid Megah Dibangun di dekat Stadion Bayern Munchen Allianz Arena? Ini Faktanya
 

Referensi:
-https://www.dw.com/id/suara-azan-boleh-berkumandang-di-koeln-setiap-jumat/a-59477244
-https://www.republika.co.id/berita/p4qukx313/mencari-masjid-ribery-di-allianz-arena
-https://turnbackhoax.id/2021/12/21/salah-foto-masjid-megah-di-dekat-stadion-bayern-munchen-allianz-arena/
 

 
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 

 

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.