Review iPhone 8 di 2022: Si Kecil yang Masih Dilirik

Sudah sampai ke angka “13”, otomatis seri smartphone Apple yang rilis pada tahun-tahun sebelumnya bergeser dengan harga yang tentu lebih terjangkau. Dari sekian banyak iPhone lawas yang ada, iPhone 8 termasuk salah satu yang cukup laris saat ini—setidaknya unit bekasnya, ya.

Ya, iPhone 8 merupakan sebuah smartphone rilisan tahun 2017 silam, alias umurnya kini sudah lebih dari empat tahun. Perangkat ini termasuk salah satu yang mengusung desain “klasik” dengan home button di sisi depan. Yang kemudian digunakan ulang di iPhone SE 2020 secara persis, hanya dengan perbedaan minor saja.

Dengan harga yang semakin terjangkau, iPhone 8 punya daya tarik tersendiri bagi mereka yang mengidamkan smartphone Apple terjangkau. Baik sekadar untuk perangkat sekunder, atau mereka yang membutuhkan smartphone dengan dimensi kompak. Lantas bagaimana performanya setelah lebih dari empat tahun dirilis? Berikut ulasannya.

Desain

Apple iPhone 8

Dari tampak belakangnya, iPhone 8 bakal terlihat hampir sama persis seperti iPhone SE (2020). Perbedaan utama ada pada opsi warnanya, plus peletakan logo Apple yang juga berbeda—versi lawas masih sedikit ke atas, sementara seri baru dibuat di tengah. Dan ya, terlihat segar karena dimensinya yang tergolong kompak.

Di tengah lautan iPhone layar penuh plus smartphone Android yang kebanyakan punya layar 6 inci, dimensi iPhone 8 masih sangat nyaman untuk penggunaan satu tangan. Well, sejatinya sedikit lebih besar dari iPhone 12 mini yang sebelumnya juga sudah kami ulas. Namun materialnya juga dibuat sama premium; Gorilla Glass depan belakang dengan frame aluminum.

Ada sertifikasi IP67 yang membuatnya tahan debu dan air, namun untuk ini, pastikan masih berfungsi atau memiliki seal (karet) yang rapat ketika membeli unit bekas ya. Material kaca tentu membuatnya lebih rentan pecah dan kotor, tapi ketika kondisi bersih, bisa disetarakan dengan flagship masa kini.

Sambil membaca review ini, kamu juga bisa menonton video ulasan iPhone 8 di channel YouTube Gizmologi.

Karena perbedaan material, kamu tak bisa gunakan case iPhone 7 ke iPhone 8, kecuali case yang lentur seperti soft case. Karena dimensinya 0,2mm lebih tebal, dengan bobot sekitar 148 gram.

Layar

Apple iPhone 8

Untuk bagian ini, masih sama persis dengan iPhone 7, dengan satu perbedaan yang signifikan atau tidaknya bergantung pemakaian Gizmo friends. Ya, layar iPhone 8 sama-sama berukuran 4,7 inci, dengan bezel tebal di sekelilingnya dan mendukung 3D touch untuk akses pintasan cepat.

Perbedaan tersebut adalah hadirnya fitur True tone display, di mana layar iPhone 8 bisa menyesuaikan keseimbangan warna putih mengikuti pencahayaan warna di sekitar. Fitur ini bakal membantu untuk refleksikan warna paling akurat, plus bikin nyaman untuk kebutuhan membaca.

Apple iPhone 8

Dimensi 4,7 inci sendiri mungkin bakal dianggap terlalu kecil untuk standar masa kini. Meski ada satu kelebihan: karena rasionya yang ‘masih’ 16:9, tidak ada black border tebal pada atas dan bawah layar saat menonton kebanyakan serial Netflix yang pakai format rasio tersebut.

Penggunaan satu tangan tentu lebih nyaman, karena kamu bisa menjangkau bagian atas tanpa perlu gerakkan bodi smartphone. Kecerahannya sendiri masih cukup untuk penggunaan luar ruangan, dan kualitas serta saturasi panel IPS-nya lagi-lagi bisa diadu dengan Android mahal masa kini.

Kamera

Apple iPhone 8

Secara spesifikasi di atas kertas, kamera iPhone 8 sama persis dengan iPhone 7. Punya satu sensor 12MP dengan diafragma f/1.8 dan sudah mendukung stabilisasi hardware alias OIS. Tanpa mode malam dan mode potret, di mana fitur kedua hanya ada di iPhone 8 Plus.

Kualitas fotonya pun bisa dibilang hampir sama. Karakteristik hasil foto iPhone pada seri ini cenderung hangat, berikan detail terbaik namun dengan jumlah noise yang juga lebih ‘jujur’. Bila diperlukan, kamu bisa membeli aplikasi pihak ketiga seperti NeuralCam yang dapat berfungsi sebagai mode malam.

Sedikit peningkatan terlihat pada skenario foto dengan pencahayaan ekstrim, berkat adanya fitur Smart HDR generasi pertama. Begitu juga dengan kamera depan 7MP f/2.2 pada iPhone 8, berikan skin tone natural, dengan sudut pandang yang kurang lebar alias lebih diperuntukkan untuk foto sendiri.

i 66SBGIxeBc8Mtr9nW5Pujz5eukDUuo oXC0hVO9XMPzwpyFBrAizpRwt4FdqNQNfTPhygwKclFatqhqB18nGcQ9yf JBkJn7DNe1pXjQOEiG qWuU0Pg4sV9VGPiAkO1CJyApF5G8=w1024 h768 p k

MIzJ6dFW0AeFoK720UETOYXajSJivDzKjiW7t8IM25J1LpRTcNcxsbdeRsrrHL0ETWEI0hnsvwaAYjz m3QLZDop IW5xxYQWMSIS0vTVU 92wlgMpqghlVDT9ZhvW J57GYxW5bdzE=w1024 h768 p k

3RZoNIhnkdKujqy5F7Pt7HQpDGarMq2RSBCEDcK8xKIOf21tWQ5JTkHRxyVZtbW7NhRz2Qf7BP GpUVTAygshgthK b936l TXu2UU571BqZQlAQgMSKmqlxR9vVlqkDy7ksugKrxH4=w768 h1024 p k

ZEn2XeGkYXnC5Lb7gLzO9Rw rptDFEbS6auNLxHI6y767dKFXdjnHLCeNay1gEtO3xK5i7nJjNGNnmv S4JuLkWrXh8e1AAmUY3RtMOTzGyL5zeXuGthT79tXjCi14T8MEDlEL8LBzE=w768 h1024 p k

Sementara kemampuan rekam videonya meningkat, hingga 4K 60fps. OIS-nya juga ditingkatkan dengan EIS yang lebih stabil, membuat iPhone 8 jadi salah satu alternatif smartphone termurah yang bisa hasilkan video terbaik, bahkan lebih baik dari beberapa seri Android Rp6 – 7 jutaan. Baik secara kualitas gambar serta penangkapan audionya.

Fitur

Apple iPhone 8

Meski sudah berumur lebih dari empat tahun, Apple masih berikan pembaruan perangkat lunak iOS 15 pada iPhone 8. Dan pengguna tidak perlu khawatir akan masa depan software-nya. Ketika iPhone 6s saja juga mendapat iOS 15, besar kemungkinan iPhone 8 masih bakal didukung sampai dua tahun ke depan.

Tapi jangan harap mendukung semua fitur yang dibawa iOS terbaru, ya. Berkat batasan hardware, fitur seperti kendali penangkapan mikrofon sampai efek potret saat FaceTime tidak ada, begitu pula dengan SharePlay yang mungkinkan pengguna menonton film bersamaan dari Apple TV. Setidaknya widget dan aplikasi cuaca baru tetap ikut dibawa.

Apple iPhone 8

Ada satu fitur yang saat ini bisa disombongkan oleh pengguna iPhone lawas. Ya, pada masa di mana kita masih lebih sering menggunakan masker, pengguna iPhone 13 Pro sekalipun harus menginputkan PIN/password tiap hari ingin membuka kunci (kecuali juga menggunakan Apple Watch, ya).

Sementara pengguna iPhone 8 series bisa langsung membuka kunci layar dengan menekan ibu jari ke home button yang ada di depan. juga tidak perlu mengangkat smartphone ke depan wajah hanya untuk cek notifikasi penting.

Kualitas speaker stereo pada iPhone 8 bisa dibilang cukup oke untuk sebuah perangkat kompak, dengan output suara imbang baik dari earpiece dengan speaker pada bodi bawahnya. Dan bagi pengguna yang tinggal di kota besar, sensor NFC-nya bisa dimanfaatkan untuk top-up maupun cek saldo kartu e-money.

Performa

Apple iPhone 8

Meski hanya berbeda satu generasi, Apple berikan peningkatan signifikan pada arsitektur chipset A11 Bionic pada iPhone 8. Selain CPU-nya berubah jadi 6 inti (dari sebelumnya 4 inti), proses fabrikasinya juga jauh lebih modern yakni 10nm, berdampak besar pada efisiensi daya. Sulit dibayangkan, mengingat saat ini masih banyak Android yang pakai chipset 12nm.

Secara performa, tak terasa perbedaan signifikan antara iPhone 7 & 8. Namun yang pasti, perangkat terasa lebih dingin, baik ketika multitasking maupun menyalakan aplikasi tambahan seperti akses VPN, berkat fabrikasi 10nm tadi. Untuk multitasking, bisa dibilang setara dengan smartphone Android Rp2 – 3 jutaan, alias butuh jeda sekian detik sampai benar-benar bisa berjalan.

Lalu bagaimana untuk bermain gim? Gim MOBA populer yang banyak dimainkan saat ini berjalan lancar di iPhone 8. Baik tampilan grafis maupun responsivitas layarnya bisa memanjakan pemain. Tapi tetap tidak saya sarankan, mengingat kapasitas baterainya yang sangat kecil.

Baterai

Apple iPhone 8

Kapasitas baterai iPhone 8 justru mengecil dari seri sebelumnya, menjadi hanya 1,821 mAh. Namun karena fabrikasi yang lebih baik, penggunaan aplikasi sehari-hari masih terasa sama alias tidak lebih boros. Kalau mau dihemat, mencapai satu hari penuh bisa-bisa saja. Bergantung dari kondisi baterai unit juga tentunya.

Untuk akses media sosial masih terasa normal, tapi kalau sudah dipakai main gim seperti Pokemon Unite, bakalan terasa bocornya. Yang agak lucu, kombinasi baterai kecil dan dukungan fast charging 15W membuat pengisian dayanya tergolong cepat. Cepat penuh, cepat pula habisnya.

Kesimpulan

Apple iPhone 8

Apakah iPhone 8 masih layak untuk dibeli atau digunakan sebagai daily driver? Jawabannya, masih atau bisa-bisa aja. Tentunya dengan catatan khusus, selama tidak menggunakannya sebagai perangkat gaming utama. Dengan satu sensor kamera, kemampuan fotonya juga kurang fleksibel.

Tapi kalau memang sedang mencari smartphone Apple murah, atau sekadar smartphone kompak dengan layar kurang dari 5 inci untuk dipasangkan bersama Android layar besar lainnya, bakalan sangat cocok. Pastikan kamu mendapat unit bekas yang masih layak pakai ya.

Terima kasih untuk Ekacelluler yang telah meminjamkan unit iPhone 8 ini untuk kami coba selama beberapa pekan. Bagi Gizmo friends yang ingin membeli iPhone bekas sampai seri terbaru dengan kualitas terjamin, bisa langsung meluncur ke akun Instagram dan situs resmi Ekacelluler.


 Spesifikasi iPhone 8

Apple iPhone 8
Klik pada gambar untuk spesifikasi lebih lanjut.

General

Device Type Smartphone
Model / Series Apple iPhone 8
Released 12 September, 2017
Status Discontinued

Platform

Chipset Apple A11 Bionic (10 nm)
CPU Hexa-core (2x Monsoon + 4x Mistral)
GPU Apple GPU (3-core graphics)
RAM (Memory) 2GB
Storage 64/128/25GGB
Operating System iOS 11, upgradeable to iOS 15
User Interface iOS

Design

Dimensions 138.4 x 67.3 x 7.3 mm
Weight 148 gram
Design Features – IP67 certified – dust and water resistant
– Water resistant up to 1 meter and 30 minutes
Colors: Silver, Space Gray, Gold, Red
Battery Li-Ion 1821 mAh, non-removable (6.96 Wh)
Fast charging 15W, 50% in 30 min
Qi wireless charging

Display

Screen Type Retina IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size and Resolution 4.7 inches; 750 x 1334 pixels (~326 ppi pixel density)
Touch Screen Capacitive touchscreen
Features – Ion-strengthened glass, oleophobic coating, Multitouch
– Wide color gamut display
– 3D Touch display, home button
– Display Zoom

Network

Network Frequency FDD-LTE (Band 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 12, 13, 17, 18, 19, 20, 25, 26, 27, 28, 29, 30)6
TD-LTE (Band 38, 39, 40, 41)
UMTS/HSPA+/DC-HSDPA (850, 900, 1700/2100, 1900, 2100 MHz)
GSM/EDGE (850, 900, 1800, 1900 MHz)
SIM Nano-SIM and/or eSIM
Data Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (5CA) Cat16 1024/150 Mbps, EV-DO Rev.A 3.1 Mbps

Camera

Multi Camera No
Rear 12 MP, f/1.8 (wide), PDAF, OIS
Front 7 MP, f/2.2
Flash quad-LED (dual tone) flash (rear)
Video [email protected]/30/60fps, [email protected]/60/120/240fps, HDR, OIS, stereo sound rec.
Camera Features phase detection autofocus, OIS; geo-tagging, simultaneous 4K video and 8MP image recording, touch focus, face/smile detection, HDR (photo/panorama)

Connectivity

Wi-fi Wi‑Fi 802.11a/b/g/n/ac dengan MIMO; dual-band, hotspot
Bluetooth Yes, v5, A2DP, LE
USB proprietary, reversible connector
GPS Yes, with A-GPS support and GLONASS
HDMI No
Wireless Charging Qi wireless charging
NFC
Infrared No

Smartphone Features

Multimedia Features – MP3/WAV/AAX+/AIFF/Apple Lossless player
– MP4/H.264 player
FM Radio No
Web Browser HTML5 (Safari)
Messaging iMessage, SMS (threaded view), MMS, Email, Push Email
Sensors Fingerprint (front-mounted), accelerometer, proximity, gyro, compass, barometer
Siri natural language commands and dictation
Other – Siri natural language commands and dictation
– iCloud cloud service
– Active noise cancellation with dedicated mic
– Apple Pay (Visa, MasterCard, AMEX certified)
81% Masih oke

Review iPhone 8

Meski sudah berumur, iPhone 8 masih oke-oke saja untuk jalankan aplikasi sehari-hari, asal tidak digunakan untuk bermain gim yang akan habiskan baterai dengan sekejap.

  • Design

  • Display

  • Camera

  • Features

  • Performance

  • Battery

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.