Heboh Soal Sean Gelael dan Bamsoet Terlibat Kecelakaan, Rifat Sungkar Angkat Bicara

Suara.com – Insiden kecelakaan yang menimpa Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan pembalap Indonesia Sean Gelael bikin heboh jagat dunia maya.

Insiden ini terjadi saat event ajang Sprint Rally Meikarta 2021 di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Insiden bermula saat mobil reli yang dikendarai Sean hilang kendali saat melintas di sebuah sirkuit.

Mobil yang ditunggangi Sean dan Bamsoet pun terguling sebanyak 2 kali. Untungnya, keduanya selamat dan berhasil di evakuasi.

Baca Juga: Mobil Balap yang Ditumpangi Bamsoet Terbalik, Ketua DPRD DKI Berkomentar Ini

Insiden kecelakaan ini pun membuat salah satu pembalap nasional Rifat Sungkar turut berbicara.

Ia berujar kalau mobil yang dikendarai Sean pada event Sprint Rally Meikarta 2021 sudah memenuhi standar keamanan internasional.

Rifat SUngkar turut menanggapi insiden kecelakaan yang menimpa Sean Gelael dan Bambang Soesatyo (Instagram)
Rifat SUngkar turut menanggapi insiden kecelakaan yang menimpa Sean Gelael dan Bambang Soesatyo (Instagram)

“Tapi safety device yang kita pakai itu memang sudah diperhitungkan untuk menghadapi risiko seperti itu. Terus melihat video yang beredar di media sosial, menurut saya kecelakaan yang dialami oleh Sean itu spektakuler, karena mobil terguling beberapa kali namun Sean dan Pak Bamsoet berhasil keluar dengan selamat,” ujar Rifat dalam akun Instagram pribadinya.

Namun ia menjelaskan beberapa kekurangan dalam dunia balap Indonesia. Hak ini terkait teknologi keselamatan di Tanah Air yang masih belum memenuhi standar internasional.

“Mereka (pabrikan mobil) telah melakukan research and development terhadap mobil yang dibuat. Selain itu, mereka juga telah mengikuti ribuan berbagai event di dunia balap dan mencari tahu perangkat keselamatan apa yang terbaik, lalu diterapkan pada mobil balapnya,” ungkapnya.

Baca Juga: Link Video Detik-detik Ketua MPR Bambang Soesatyo Kecelakaan

Tak sampai disitu saja, Rifat juga menyinggung dengan posisi setir mobil balap. Hal ini lantaran mobil yang beredar di Indonesia memiliki setir pada bagian kanan.

Sedangkan mobil balap di luar negeri menerapkan sistem setir kiri. Hal in pastinya membuat para pembalap harus adaptasi kembali.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.