Robin Pattuju Disindir karena Cabut BAP Usai Ajukan JC

Jakarta: Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Stepanus Robin Pattuju mengajukan justice collaborator (JC) dalam kasus suap penanganan perkara di Tanjungbalai. KPK menyindir Robin soal pencabutan berita acara pemeriksaan (BAP) usai permintaan JC tersebut.
 
“Kan beberapa malah yang bersangkutan malah mencabut kalau enggak salah ya BAP-nya,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Jakarta, Jumat, 26 November 2021.
 
Baca: Nasib Justice Collaborator Robin Pattuju di Tangan Jaksa

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Alex mengatakan permintaan JC Robin bakal direkomendasikan oleh jaksa KPK dalam surat tuntutan. Namun, jaksa akan melihat sikap Robin selama persidangan sebelum merekomendasikan hal tersebut kepada hakim.
 
Selain di persidangan, penilaian atas JC Robin juga dilihat dari proses penyidikan. Pencabutan BAP bakal menjadi salah satu penilaian jaksa dalam rekomendasi JC Robin.
 
“Seperti itu yang akan menjadi perhatian kami, untuk memutuskan JC,” ujar Alex.
 
Stepanus Robin Pattuju ingin menjadi JC dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di Tanjungbalai. KPK bakal bijak mempertimbangkan JC Robin.
 
“Tim jaksa KPK maupun majelis hakim tentu akan mempertimbangkan secara komprehensif seluruh fakta-fakta dalam persidangan tersebut,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Selasa, 23 November 2021.
 
Ali mengatakan pengajuan JC merupakan hak Robin sebagai terdakwa yang tengah berperkara dalam kasus rasuah. Namun, jaksa KPK punya peran mempertimbangkan permintaan JC Robin berdasarkan hasil persidangan.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *