Regulator Tiongkok Lakukan Lobi untuk Hindari Perusahaan Ditendang dari Bursa AS

Hong Kong: Pihak berwenang Tiongkok bekerja sama dengan rekan-rekan di Amerika Serikat (AS) untuk mencegah perusahaan-perusahaan Tiongkok dihapus dari bursa saham AS. Upaya tersebut dilakukan ketika perselisihan panjang tentang standar audit bergemuruh.
 
Mengutip Channel News Asia, Jumat, 26 November 2021, otoritas AS bergerak untuk menendang perusahaan asing dari bursa saham Amerika jika audit mereka gagal memenuhi standar AS.
 
Dewan Pengawas Akuntansi Perusahaan Publik (PCAOB) dan pembuat kebijakan AS telah lama mengeluhkan kurangnya akses mengaudit kertas kerja untuk perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS. Mengutip masalah keamanan nasional, otoritas Tiongkok enggan mengizinkan regulator luar negeri memeriksa kertas kerja dari kantor akuntan lokal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kami tidak berpikir penghapusan daftar perusahaan Tiongkok dari pasar AS adalah hal yang baik untuk perusahaan, investor global atau hubungan Tiongkok-AS,” ujar Direktur Jenderal Departemen Urusan Internasional Komisi Pengaturan Sekuritas Tiongkok Shen Bing.
 
“Kami bekerja sangat keras untuk menyelesaikan masalah audit dengan rekan-rekan AS, komunikasi saat ini lancar dan terbuka. Ada risiko delisting perusahaan-perusahaan ini tetapi kami bekerja sangat keras untuk mencegah hal itu tidak terjadi,” tambahnya.
 
Pada Desember 2020, selama minggu-minggu terakhir pemerintahannya, Presiden Donald Trump menandatangani undang-undang yang bertujuan menghapus perusahaan asing dari bursa AS jika mereka gagal mematuhi standar audit Amerika selama tiga tahun berturut-turut.
 
Sebuah peta di situs web organisasi tersebut menunjukkan Tiongkok sebagai satu-satunya yurisdiksi yang menolak PCAOB atau akses yang diperlukan untuk melakukan pengawasan. Berbicara pada konferensi yang sama, CEO Komisi Sekuritas dan Berjangka Hong Kong Ashley Alder khawatir ketegangan Tiongkok-AS dapat menghalangi solusi.
 
“Terkadang politik dapat mengganggu solusi teknis yang masuk akal dan dapat dicapai, dan saya mengambil sikap politik dalam pembentukan AS yang belum tentu kondusif untuk hasil yang lebih baik,” pungkasnya.
 
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *