Waspada! IHSG Diramal Tertekan

Jakarta: Samuel Research Team memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah seiring dengan pergerakan bursa saham global dan regional. Meski melemah, tetapi kondisi tersebut bisa dijadikan kesempatan para investor untuk mengakumulasikan saham-saham yang terdiskon.
 
“Pagi ini Kospi dibuka melemah 0,05 persen, sedangkan Nikkei tutup karena libur nasional Labor Thanksgiving Day. Kami memperkirakan IHSG akan bergerak melemah, sejalan dengan pergerakan bursa global dan regional,” sebut Samuel Research Team, dalam riset hariannya, Selasa, 23 November 2021.
 
Di sisi lain, Wall Street bervariasi dengan indeks S&P 500 berakhir lebih rendah dan Nasdaq jatuh ke wilayah negatif pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa pagi WIB). Kondisi itu setelah keduanya sempat mencapai rekor tertinggi menyusul pengumuman masa jabatan kedua untuk Ketua Federal Reserve Jerome Powell.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,05 persen atau 17,27 poin menjadi 35.619,25. Indeks S&P 500 kehilangan 0,32 persen atau 15,02 poin, menjadi 4.682,94. Indeks Komposit Nasdaq tergelincir 1,26 persen atau 202,68 poin, menjadi 15.854,76.
 
Kenaikan imbal hasil obligasi Pemerintah AS membuat saham sektor teknologi secara luas lebih rendah, dengan saham-saham yang terus bertahan termasuk Microsoft dan Apple, yang oleh banyak investor dianggap relatif aman, menyerahkan keuntungan di akhir sesi.

Saham Apple

Saham Apple berakhir naik 0,3 persen, level penutupan tertinggi yang pernah ada, setelah melonjak lebih dari 3,0 persen pada pagi hari. JPMorgan mengisyaratkan kemungkinan peningkatan pasokan iPhone 13 dalam beberapa bulan mendatang. Microsoft berakhir turun hampir satu persen setelah di awal perdagangan menguat hampir 2,0 persen.
 
“Pasar gelisah. Kami tahu kami memiliki Powell, tetapi itu tidak membantu masalah inflasi. Tidak langsung terlihat jelas, saham pertumbuhan teknologi terpukul sepanjang hari, dan kemudian semua teknologi terpukul pada akhirnya,” kata seorang pedagang di Bright Trading LLC, Dennis Dick.
 
Pencalonan Powell disambut oleh banyak investor yang berharap tidak ada perubahan besar di Fed ketika memandu ekonomi melalui pemulihan dari pandemi. Bank sentral akan mengumumkan kembalinya kebijakan pra-pandemi pada akhir 2022.
 
“Gubernur Fed Lael Brainard, yang merupakan kandidat teratas lainnya untuk jabatan itu, akan menjadi wakil ketua,” pungkas Gedung Putih.
 
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *