Tak Ada Penyekatan, Polri Siapkan Strategi Lain Hadapi Nataru

Jakarta: Pemerintah memutuskan tak ada penyekatan selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 se-Indonesia saat libur Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Polri menyiapkan strategi lain dengan mengoptimalkan pos PPKM di setiap daerah.
 
“Ya mungkin kita mengoptimalkan pos-pos PPKM di desa-desa. Di posko-posko PPKM yang sudah empat pilar itu,” kata Asisten Kapolri bidang Operasi (Asops) Irjen Imam Sugianto saat dikonfirmasi, Selasa, 23 November 2021.
 
Imam mengatakan posko itu yang akan dioptimalkan dalam menekan mobilitas saat Nataru. Dia menyebut masyarakat yang pulang ke kampung halaman wajib membawa surat jalan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



“Dari rukun tetangga (RT)-nya misalnya kan. Lapor dulu di pos PPKM. Mungkin itu nanti yang kita rumuskan,” kata jenderal bintang dua itu.  
 
Polri akan mengikuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait peniadaan penyekatan saat Nataru. Polri akan membuat strategi lain untuk mencegah klaster baru covid-19 saat libur Nataru.
 
“Yang jelas memang rapat dengan Menko PMK itu tidak ada penyekatan, jadi itu yang akan kita pedomani. Nanti cara bertindak apa yang kita buat, supaya masyarakat yang betul-betul harus pulang itu tidak menyebabkan terjadinya klaster baru,” kata dia.
 
Baca: PPKM Level 3 saat Nataru Disosialisasikan Lebih Awal agar Masyarakat Siap
 
Imam mengatakan Polri masih menggodok strategi lain. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan menyampaikan strategi itu pada Rabu, 24 November 2021.
 
“Nanti tanggal 24 Kapolri akan memberi arahan kepada jajaran. Jadi nanti setelah itu kita detailkan CB (cara bertindak) kita di lapangan apa,” kata Imam.
 
Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan mobilitas warga akan diperketat selama PPKM Level 3 se-Indonesia saat Nataru. Namun, Muhadjir memastikan tak ada penyekatan dalam upaya membatasi mobilitas warga.
 
“Mobilitas tentu saja akan diperketat, terutama dalam kaitannya dengan protokol kesehatan, termasuk swab antigen mungkin juga ada yang perlu masih PCR, kemudian vaksin terutama mereka yang akan bepergian. Tapi intinya sesuai arahan bapak presiden tidak ada penyekatan,” kata Muhadjir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, 18 November 2021.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *