Sinopsis & Review Film Komedi Romantis Dilwale (2015)

Setelah bertahun-tahun lamanya, pasangan Kajol dan Shah Rukh Khan akhirnya akan kembali ke layar lebar. Pertemuan salah satu pasangan Bollywood paling fenomenal ini, langsung membuat fans dari keduanya bergejolak. Mereka disatukan kembali dalam film berjudul Dilwale (2015), film besutan sutradara Rohit Shetty dan dialog dari Sajid Farhad.

Dilwale (2015) menjadi film tersukses kala itu, mendapatkan penghasilan besar dan Kajol maupun Shah Rukh Khan mendapatkan 61st Filmfare Awards. Meski sukses secara komersial, nyatanya film ini justru mendapatkan rating yang kurang memuaskan, hanya 5.1/10 di IMDb.

Orang mengatakan Dilwale adalah reuni Shah Rukh Khan dan Kajol yang gagal, Rohit Shetty pun dengan lapang dada menerima hal ini. Makannya kali ini kita akan mencari tahu alasan kenapa Dilwale (2015) disebut gagal sebagai film reuni Shah Rukh Khan dengan Kajol. Jawabannya bisa kamu temukan di bawah ini ya!

Baca juga: Sinopsis dan Review Tribhanga – Tedhi Medhi Crazy (2021)

Sinopsis

Sinopsis
  • Tahun Rilis: 2015
  • Genre: Romance, Comedy, Action
  • Sutradara: Rohit Shetty
  • Pemeran: Shah Rukh Khan, Kajol, Varun Dhawan, Kriti Sanon
  • Produksi: Red Chillies Entertainment, Rohit Shetty Productions

Kisah ini berawal ketika Veer Bakshi jatuh cinta pada seorang gadis yang ia tolong beberapa waktu yang lalu. Gadis itu bernama Ishita Malik atau Veer selalu memanggil pujaan hatinya itu dengan nama Ishu, tentu saja karena pria itu memang seorang bucin.

Membantu Ishita memang tidak mudah, pasalnya ia harus dimarahi kakaknya karena merusak salah satu mobil di bengkelnya. Raj memang kakak yang baik, pria itu memiliki caranya sendiri untuk menghukum adiknya akibat kenakalannya.

Tapi Veer terus saja mencari kesempatan untuk terlihat hebat di hadapan Ishu, bahkan sampai berbohong mengatakan kakaknya kejam padanya. Hingga akhirnya Veer mengakui bahwa ia berbohong demi bisa menarik hati dari Ishu.

Ketika hubungan keduanya membaik, Ishu dan Veer mulai merencanakan pertemuan keluarga. Raj datang ke rumah Ishita mewakili adiknya, namun ia dikejutkan dengan sosok wanita yang ditemuinya.

Ternyata kakak dari Ishita adalah Meera, hal ini membuat hubungan Veer dan Ishita terancam. Pertemuan Raj dan Meera membuat luka lama yang mereka tutupi kembali lagi keingatan mereka.

Tepatnya tahun 2000 di Bulgaria, untuk pertama kalinya Raj dan Meera bertemu dan menjalin hubungan. Raj benar-benar jatuh hati pada gadis itu, hingga ia lengah dan melupakan mencari tahu asal usul kekasihnya.

Raj adalah putra dari salah satu gengster di sana, hari itu saat ia mengalami kecelakaan setelah kejar-kejaran dengan geng rivalnya dan mengetahui kebenaran.

Seorang wanita menghampirinya dan menodongkan pistol padanya, wanita itu tidak lain adalah Meera. Raj memang selamat dari insiden itu, ia meminta pada ayahnya untuk bertemu Meera terakhir kalinya.

Keduanya betemu dan hal ini membuat Meera sangat bersalah, ia mengaku dan meminta maaf pada Raj. Akhirnya keduanya berencana untuk mengatakan hubungan mereka pada keluarga dan ayah mereka.

Namun dalam pertemuan itu, Meera di kejutkan dengan berita bahwa Raj dan ayahnya telah mengkhianatinya. Meera kali ini menembakkan peluru pad Raj, wanita itu juga bersumpah akan menjauh dari Bulgaria.

Raj selamat dari kejadian itu, kini ia memulai hidup barunya bersama sang adik. Tapi pertemuan keduanya membawa luka lama, bahkan hubungan Veer dan Ishita menjadi taruhan.

Meera meminta Veer untuk meninggalkan kakaknya jika ingin menikah dengan Ishita. Hal ini membuat Veer sangat sedih dan sakit hati, apakah yang akan dilakukan oleh Raj untuk adik kesayangannya ini. akankah ia kembali melawan Meera dan kembali menjadi salah satu gengster paling di takuti?

Gagal Karena Tidak Ada Soul dan Originalitas

Gagal Karena Tidak Ada Soul dan Originalitas

Dilwale (2015) menjadi salah satu film paling di tunggu di tahun itu, pasalnya reuni antara Shah Rukh Khan dan Kajol. Pasalnya keduanya memang salah satu pasangan fenomenal yang banyak dinantikan, makannya Dilwale (2015) menjadi film paling diantisipasi. Sayangnya reuni akbar yang di gadang-gadang akan sukses besar ini, ternyata membuat banyak orang kecewa.

Baca juga:

Alasannya karena film ini di nilai sangat biasa, terdapat begitu banyak komentar yang cukup ketat mengenai premis dan plotnya. Bagi saya Dilwale (2015) merupakan campuran dari film-film yang sudah pernah di perankan oleh Shah Rukh Khan dan Kajol sebelumnya. Premisnya mengambil kisah cinta yang belum kelar antara kedua pasangan ini.

Sayangnya dalam plotnya tidak ada hal yang baru, kisahnya terlalu sederhana dan umum bagi saya. Seperti gabungan Dilwale Dulhania Le Jayenge (1995) hingga Kabhi Khushi Kabhie Gham (2001), tidak ada soul yang membuat ceritanya jadi hidup dan menyenangkan.

Paruh pertama film kita disuguhkan dengan hubungan Varun Dhawan dan Kriti Sanon, bagi saya mereka tidak memiliki strong impact.

Hubungan keduanya menjadi kebetulan yang tidak masuk akal, komedinya terasa garing dan akting keduanya terasa kurang mengena. Rohit Shetty memberikan plot twist kakak dari kedua pasangan ini dulunya adalah pasangan, yaitu Shah Rukh Khan dan Kajol.

Tapi mereka berpisah karena berasal dari grup gangster yang berbeda, tapi kebencian tertanam dalam hati keduanya. Tidak ada cerita yang terasa original, bagi saya Dilwale (2015) lebih pada mix film yang pernah di bintangi oleh Shah Rukh Khan dan Kajol.

Hal ini sangat-sangat disayangkan, padahal saya berharap mungkin mereka bisa memilih plot cerita cinta klasik saja. Bagaimanapun bagi saya, keduanya lebih cocok dengan genre romantis komedi yang klasik dan menyentuh.

Rohit Shetty Akui Kegagalannya Karena “Keyakinannya”

Rohit Shetty Akui Kegagalannya Karena “Keyakinannya”

Dilwale (2015) memang menghantam ekspektasi banyak penggemar untuk pasangan Shah Rukh Khan dan Kajol. Meski filmnya sukses secara komersial dan mendapatkan banyak pujian, namun bagi banyak fans keduanya film ini dianggap gagal. Pasalnya Dilwale (2015) dirasa tidak bisa memberikan momen yang pas untuk pasangan fenomenal ini, bagi saya pun demikian.

Setelah satu tahun berlalu, akhirnya sang sutradara Rohit Shetty mengungkapkan sendiri keluh kesahnya mengenai film ini. dikutip dari IndiaTV, Rohit Shetty mengatakan sebenarnya faktor apa yang membuat comeback pasangan Shah Rukh Khan dan Kajol bisa gagal.

Pria ini mengatakan bahwa “keyakinan”, menjadi salah satu faktor utama kenapa Dilwale (2015) bisa gagal. Rohit Shetty mengakui bahwa ia membuat film ini dengan kurangnya rasa keyakinan dalam dirinya. Bisa dikatakan Shetty dalam keadaan tidak percaya diri, terungkap dengan keputusan yang diambilnya.

Sang sutradara mengungkapkan bahwa skrip Dilwale (2015) yang asli dengan filmnya ternyata cukup berbeda. Takut tidak bisa memberikan romansa yang pas untuk pasangan SRK dan Kajol, ia memilih merubahnya.  

Bagaimanapun ia sangat ingin menunjukkan kultus klasik kedua pasangan ini dari film ‘Dilwale Dulhaniya Le Jaayenge (1995). Pasalnya di skrip asli penampilan Kajol sangat terbatas, hanya masuk di bagian klimaks dari kilas balik. Rohit Shetty mengakui kegagalannya dan menghentikan segala perselisihannya dengan Shah Rukh Khan.

Pasca kegagalan Dilwale (2015) hubungan Shetty dan Khan memang sempat memanas. Aktor lainnya seperti Varun Dhawan juga mengakui bahwa performanya di film ini memang terasa kurang.

Belum lagi saat itu film garapana Shetty harus bersaing dengan film karya Sanjay Leela Bhansali. Bajirao Mastani (2015) yang dibintangi Deepika Padukone dan Ranveer Singh sangat hit yang merajai box office di India.

Sinematografi dan Soundtracknya Luar Biasa Baik

Sinematografi dan Soundtracknya Luar Biasa Baik

Meski secara premis dan plot terasa sangat kurang, bukan berarti Dilwale (2015) mengecewakan. Salah satu unsur yang wajib sekali ada dalam setiap film Bollywood adalah soundtracknya.

Film ini juga memiliki beberapa soundtrack yang sangat enjoyable untuk di dengarkan. Salah satu yang paling saya sukai adalah lagu berjudul “Gerua”, dengan suara epic dari Arijit Singh dan Antara Mitra.

Gerua benar-benar lagu yang sangat cocok dengan karakter dari Shah Rukh Khan dan Kajol. Bagi saya pasangan ini lebih masuk dalam genre melodrama, Gerua memberikan kesan ini dengan sangat baik.

Kesuksesan lagu Gerua tidak hanya di India saja, pasalnya lagu ini sempat di buat ke beberapa versi. Salah satunya adalah versi Arab dengan judul “Telegena” dan Malaysia dengan judul “Warna Cinta”.

Lagu lain yang paling saya sukai adalah “Janam Janam”, lagu satu ini benar-benar pas untuk menggambarkan cinta tragis. Bahkan musik video untuk lagu ini memberikan vibes patah hati yang sangat mendalam. Tentu saja lagu ini tidak akan sempurna tanpa duet yang epik dari Arijit Singh dan Antara Mitra.

Seluruh lagu yang ada dalam film Dilwale (2015) di garap oleh Pritam, tentu bukan nama komposer yang asing lagi bagi para pencinta film Bollywood. Sementara untuk liriknya ditulis langsung oleh Amitabh Bhattacharya, salah satu ahli lirik lagu di India.

Amar Mohile membantu untuk membuat film score yang membuat lagu menjadi lebih bernyawa lagi. Terakhir saya juga ingin menyinggung keindahan sinematografinya, karena Dilwale (2015) memang berhasil memberikan tontonan yang memanjakan mata.

Film ini mengambil beberapa tempat untuk syuting, seperti Hyderabad, Goa hingga Bulgaria. Dudley menjadi orang yang bertanggung jawab untuk bisa memberikan gambaran dan shoot yang indah untuk film ini.

Hasilnya memang tidak di ragukan lagu, sinematografi untuk filmnya memang sangat mengeksplor keindahan setiap kota. Bahkan untuk musik videonya juga terlihat berkali-kali lipat lebih indah dengan tambahan beberapa editing sinematik.

Overall saya sangat menikmati menonton sinematografi yang ada dalam film Dilwale (2015), setidaknya sedikit mengobati rasa penyesalan dari plot dan premisnya.

Inilah review saya setelah menonton film Dilwale (2015), yang sayangnya memang gagal mempesona dan mengobati rasa rindu fans SRK dan Kajol.

Dilwale saya berikan rating 2.5/5, karena saya sangat menghargai karya brilian Pritam, suara indah Arijit Singh dan Antara Mitra. Temukan juga review film India lainnya yang bisa kamu cari di Bacaterus.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *