Populer Daerah, TNI AU Tabur Garam Cegah Hujan di Mandalika Hingga Kebakaran Kapal

Jakarta: Sejumlah pemberitaan di daerah pada Sabtu, 20 November 2021, di laman Medcom.id, menjadi populer. Pertama, prajurit TNI AU berupaya mengendalikan hujan. 
 
Pesawat Casa N212 TNI Angkatan Udara menabur tiga ton garam atau natrium klorida (NaCl) di atas awan sekitar Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ini untuk mencegah terjadinya hujan di areal Sirkuit Mandalika.
 
“Jadi sebelum awan itu bergeser ke areal Sirkuit Mandalika, hujannya sudah jatuh saat bertemu dengan garam yang ditabur Tim Modifikasi Cuaca TNI AU, itulah namanya rekayasa hujan,” kata Komandan Resor Militer (Danrem) 162/Wira Bhakti Brigadir Jenderal TNI Ahmad Rizal Ramdhani di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Sabtu, 20 November 2021.
 
Garam yang ditabur di atas awan tersebut berbentuk kasar. Stok kebutuhan garam didapatkan dari produk lokal.
 
Selengkapnya baca di sini: Cegah Hujan, TNI-AU Tabur 3 Ton Garam di Atas Langit Sirkuit Mandalika

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Kedua, sebanyak delapan alat peringatan dini atau early warning system (EWS) ancaman tsunami di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) rusak. Semua alat itu masih terpasang dan rusak sudah beberapa bulan lalu. 
 
“Semua (EWS) tsunami rusak. Kira-kira rusak sudah sekitar satu tahun,” kata Kepala Pelakaana BPBD Kulon Progo, Joko Satyo Agus Nahrowi dihubungi, Sabtu, 20 November 2021. 
 
Joko mengatakan, EWS tsunami terpasang di sepanjang kawasan pantai di Kulon Progo. Ia menyebut satu alat hidup namun bermasalah pada pengiriman data. 
 
Selengkapnya baca di sini: 8 Alat Deteksi Dini Tsunami di Kulon Progo Rusak
 
Terakhir, sebuah kapal KM Sabang terbakar di Perairan Selat Nasik, Belitung, pada Sabtu pagi, 20 November 2021. Tim gabungan dari Direktorat Polairud Polda Bangka Belitung, Satpolair Polres Belitung, TNI AL dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Pangkal Pinang Wilayah kerja Tanjungpandan mengevakuasi sebanyak 15 anak buah kapal (ABK).
 
“Total ada 15 orang dalam kapal, dua mengalami luka bakar dan 13 lainnya berhasil selamat,” kata Kasatpolairud Polres Belitung, AKP M. Syarifudin Ginting di Tanjung Pandan, Sabtu, 20 November 2021.
 
Ia mengatakan, KM Sabang terbakar di perairan Pulau Mendanau, Selat Nasik, Belitung atau berjarak sekitar 15 mil laut dari pesisir Tanjung Pandan. Kapal nahas itu sedang mencari ikan.
 
Selengkapnya baca di sini: KM Sabang Terbakar, 2 ABK Mengalami Luka Bakar
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *