Sinopsis dan Review Guimoon: The Lightless Door (2021)

Sesosok jasad ditemukan terkubur di dalam tembok di bekas pusat pelatihan yang terbengkalai. Penemunya, seorang tukang bangunan, terdampak energi negatif dari sana dan berakhir dengan bunuh diri.

Peristiwa ini memancing seorang shaman untuk menggelar ritual pengusiran setan di depan gedung tersebut. Sayang, kekuatannya masih kalah besar dan shaman itu berakhir tewas.

Sang putra Do Jin yang memiliki kemampuan sama kerap diganggu atas kejadian tersebut hingga suatu hari dia memutuskan menuntaskan semuanya. Do Jin mendatangi gedung tersebut untuk membebaskan arwah sang ibu saat Guimoon berlangsung.

Bisakah dia melakukannya? Sinopsis dan ulasan Guimoon: The Lightless Door (2021) berikut ini semoga dapat memberikan sedikit petunjuk. Simak yuk!

Baca juga: Sinopsis & Review Film Horror Korea Gonjiam: Haunted Asylum

Sinopsis

Sinopsis
  • Tahun Rilis: Agustus 2021
  • Genre: Horror, Mystery
  • Produksi: Jupiter Film, Ghost Pictures
  • Sutradara: Sim Deok Geun
  • Pemeran: Kim Kang Woo, Kim So Hye, Lee Jung Hyung, Hong Jin Gi

Seorang tukang bangunan yang bekerja merenovasi pusat komunitas yang terbengkalai menemukan sesosok jasad di dalam tembok. Jasad terbungkus plastik yang dia temukan masih dalam keadaan utuh. Setelahnya tukang bangunan tersebut terlihat mengalami halusinasi lalu bunuh diri.

Seorang shaman tampak melakukan pengusiran setan di depan gedung tersebut. Seketika dirinya berada ada di sebuah ruangan gelap. Di atas meja dia melihat sebuah buku tamu tahun 1990 dengan nama Kim Seok Ho. Tak lama tangan-tangan berwarna hitam memegangnya dari banyak sisi.

Shaman tersebut menghunuskan pisau yang dia pegang ke lehernya sendiri. Di salah satu tangannya, terdapat sobekan buku tamu yang dia dapat dari dunia lain. Sang putra bernama Do Jin (Kim Kang Woo) tidak ingin melanjutkan pekerjaan ibunya, walau dia sendiri punya kemampuan khusus.

Do Jin yang merasa kerap diganggu arwah ibunya, memutuskan untuk mencari tahu yang terjadi di lokasi itu. Dia hanya ingin membebaskan arwah sang ibu agar tenang.

Do Jin harus melakukannya malam ini karena Guimoon, pintu yang menghubungkan dunia orang hidup dan orang mati muncul. Do Jin harus melepaskan semua arwah yang tewas di tangan Kim Seok Ho.

Do Jin sudah ada di bangunan terbengkalai tersebut dan langsung menuju Ruang Pemeliharaan. Semuanya tampak berantakan tapi buku tamu dari tahun 1990 masih ada di atas meja.

Tak lama dia mendengar suara aneh, seperti seseorang sedang menyeret besi panjang. Do Jin pun bersembunyi dan melihat kursi di depannya berputar menghadap ke arahnya.

Tiga orang pemuda, satu di antaranya wanita ternyata juga berada di gedung tersebut. Mereka sibuk merekam kejadian-kejadian di sana untuk mengikuti kontes yang hadiahnya sangat besar. Hye Young, satu-satunya gadis di sana mulai bicara pada kamera tentang kejadian tragis masa lalu yang terjadi di gedung tersebut.

Hye Young mengatakan bahwa penjaga gedung tersebut membunuh pemilik dan para tamu di lantai tiga menggunakan linggis dan sekop. Motifnya tak pernah diketahui karena setelah melakukan itu penjaga tersebut bunuh diri. Sejak itu insiden misterius dan mematikan terus terjadi di sana dan rumor aneh pun mulai menyebar.

Hye Young melanjutkan perkataannya bahwa pada malam tahun baru, hari terakhir tahun lunar, bulan biasanya tidak bersinar di tengah malam tapi konon hanya terlihat dari atap bangunan tersebut.

Oleh karena itulah dia dan dua teman lainnya bersiap merekamnya. Tae Hoon menambahkan jika bulan yang ditunggu benar-benar muncul dan terlihat itu adalah bulan dari akhirat bukan dari bulan dunia orang hidup.

Baca juga:

Energi dari bulan tersebut dapat membuka pintu Guimoon, batas antara dunia orang mati dan yang hidup. Saat ketiganya asyik merekam, pintu yang ada di belakang terlihat bergerak sendiri.

Ketika mereka hendak turun dari atap gedung, bulan yang ditunggu-tunggu akhirnya muncul. Bulan berwarna sangat merah membuat tiga pemuda itu kagum dan tampak tak percaya.

Perhatian mereka teralihkan oleh suara pintu yang tertutup. Tae Hoon yang mencoba membukanya kaget karena pintu terkunci tapi saat Hye Young yang melakukannya pintu itu terbuka dengan mudah. Tiba-tiba angin berembus ke arah mereka. Di saat bersamaan Do Jin keluar dari tempat persembunyiannya dan memulai aksinya.

Dia akan menyebrang ke dunia orang mati untuk mengusir hantu-hantu dan menghapus dendam ibunya. Seketika ruangan yang terbengkalai di sekitar Do Jin berubah rapi; dia berhasil masuk ke dunia lain.

Do Jin merobek salah satu halaman dari buku tamu yang terbuka di atas meja sebelum dia mendengar suara keributan dan teriakan wanita dari balik pintu.

Do Jin mendengar suara pembantaian, termasuk permintaan tolong dan suara saat linggis diseret di atas lantai. Do Jin keluar dan tidak menemukan apa pun kecuali lampu yang berkedip-kedip. Do Jin lalu membuka salah satu ruangan di antara banyak ruangan yang ada di lorong.

Begitu dia masuk, pintu-pintu lain terbuka secara misterius. Apa yang akan Do Jin temukan dari gedung itu? Bisakah dia membebaskan arwah sang ibu?

Misteri Pembunuhan Brutal di Sebuah Gedung

Misteri Pembunuhan Brutal di Sebuah Gedung

Satu lagi film horor dari Korea Selatan yang coba meramaikan persaingan di paruh kedua tahun 2021. Ia adalah Guimoon: The Lightless Door (2021) karya sutradara Sim Deok Geun.

Berdurasi cukup singkat yaitu sekitar 1 jam 22 menit, film ini bercerita tentang misteri pembunuhan brutal yang terjadi di sebuah pusat pelatihan. Peristiwa tersebut terjadi pada 1990 lalu dan menewaskan orang-orang tak bersalah.

Kekuatan yang ada di gedung tersebut digambarkan sangat besar hingga mampu membunuh shaman atau cenayang yang coba membersihkannya.

Ia juga dapat memengaruhi orang yang melihat atau merasakan kekuatan tersebut untuk bunuh diri. Pada eksekusinya, terdapat alur mundur yang menjelaskan tentang asal mula kekuatan jahat itu berasal.

Misi Menyelamatkan Arwah Ibu ke Dunia Lain

Misi Menyelamatkan Arwah Ibu ke Dunia Lain

Guimoon: The Lightless Door (2021) memasang Kim Kang Woo sebagai pemeran utamanya. Dia bermain sebagai Do Jin, anak cenayang yang tewas oleh energi jahat saat melakukan ritual pembersihan.

Do Jin mewarisi kemampuan ibunya tapi tidak ingin menjadi shaman seperti sang ibu. Sejak ibunya tewas dalam peristiwa tersebut, Do Jin selalu dihantui.

Ketegangan film ini dimulai ketika Do Jin nekat memasuki gedung saat Guimoon muncul atau bulan dari akhirat muncul dan mengeluarkan energi besar yang bisa menghubungkan dunia orang mati dan orang hidup.

Do Jin tak bisa menyiakan kesempatan itu karena Guimoon adalah satu-satunya pintu agar dia bisa masuk ke dunia lain dan membebaskan arwah sang ibu.

Sinematografi Oke, Alur Berantakan

Sinematografi Oke, Alur Berantakan

Ketegangan yang dibangun dengan scoring mengerikan, akan membuatmu tegang. Ditambah beberapa visualisasi dan sinematografi yang sangat mendukung terlihat menampilkan suasana mengerikan di gedung tersebut.

Sayangnya, sepertiga terakhir, alur yang rapi dan bisa diikuti jadi berantakan menjelang akhir. Justru di saat-saat penting, film ini mengaburkan plot yang sudah dibangun apik di awal. 

Terutama saat Do Jin bersinggungan dengan tiga mahasiswa tadi. Semula bisa dipahami jika mereka berada di dua dunia berbeda, dimensi mereka terkait ketika masing-masing saling mendengar suara tapi tidak melihat wujud.

Namun, ketika Do Jin dan tiga mahasiswa itu dipertemukan dan terjadi perbedaan waktu antara mereka, dari sini alur terasa sulit dimengerti.

Tidak ada detail yang menjelaskan apakah mereka semua sebenarnya masih hidup atau sudah tewas di dua waktu berbeda? Apakah tiga mahasiswa dari tahun 1996 itu sebenarnya dari awal adalah arwah penasaran yang ikut terjebak di sana? Apakah Do Jin yang berasal dari tahun 2002 juga tewas oleh energi kuat dari gedung tersebut?

Ending Guimoon: The Lightless Door (2021) dijawab oleh tulisan yang dibuat Do Jin sendiri. Tulisan tersebut kurang lebih berbunyi, “Orang mati tidak bisa keluar dari pintu ini.”

Sebagai film horor yang mengangkat tema dua dunia, Guimoon: The Lightless Door (2021) tidak terlalu memuaskan. Terutama alur yang membingungkan menjelang akhir, sehingga rasanya tidak ada penjelasan yang memuaskan tentang bagaimana nasib mereka sebenarnya.

Selain itu penggambaran karakter Do Jin juga terlalu dangkal. Dia hanya bermodalkan sebuah belati tanpa kekuatan melawan iblis yang meyakinkan. Gimana? Masih penasaran untuk nonton? Film ini bisa disaksikan di Iqiyi atau Viu.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *