Pameran Mobil di China, Hyundai dan Kia Boyong Mobil Listrik

Suara.com – Hyundai dan Kia mengalami penurunan penjualan di China akibat dampak berkepanjangan dari perselisihan diplomatik antara Seoul dan Beijing atas penerapan sistem anti-rudal Amerika Serikat bertajuk THAAD di Korea pada 2017.

Dikutip kantor berita Antara dari Yonhap, Hyundai Motor Corporation dan Kia Corporation mengatakan tengah mempromosikan kendaraan ramah lingkungan mereka di Pameran Mobil Internasional Guangzhou China ke-19 untuk menghidupkan kembali penjualan lokal yang lesu.

Hyundai yang memperkenalkan SUV Hyundai Tucson lokal dan model Tucson N Line dalam pameran itu berencana menjual model itu di China akhir tahun ini.

Hyundai Tucson N Line [Hyundai via Antara].
Hyundai Tucson N Line [Hyundai via Antara].

Model N Line berada di antara merek N performa tinggi Hyundai dan merek umum Hyundai. Model N menghadirkan kemampuan performa penuh untuk berkendara sehari-hari, sedangkan N Line menghadirkan elemen yang terinspirasi performa ke kendaraan model dasar.

Baca Juga: Bertandang ke Booth AFL GIIAS 2021: The Angels Melangkah, Pengunjung Dapat Hadiah

Sementara Kia menampilkan sedan Kia EV6 all-electric dan model EV6 GT sebelum mulai dijual di pasar China akhir tahun depan.

Hyundai dan Kia menetapkan target penjualan 817.000 kendaraan di China tahun ini, naik 23 persen dari 664.744 unit yang dijual mereka di sana tahun lalu.

Dari Januari hingga September, penjualan keseluruhan kedua perusahaan turun 26 persen menjadi 343.208 mobil dari 460.934 selama periode yang sama tahun lalu.

Pada 2019, Hyundai menangguhkan pabrik nomor satunya di Beijing dan menghentikan produksi model kompak kelas bawah untuk meningkatkan profitabilitas.

Baca Juga: Ada Test Ride Motor Listrik di GIIAS 2021, Begini Caranya Ikut Serta

Kia juga menutup pabrik Yancheng di tahun yang sama karena permintaan lokal lebih rendah untuk modelnya.

Dalam pameran itu, merek independen Hyundai Motor, Genesis meluncurkan model SUV GV70 listrik.

Genesis GV70 yang dilengkapi baterai 77,4 kWh mampu menempuh jarak lebih dari 400 km dengan sekali pengisian daya.

SUV ini akan tersedia hanya dalam versi penggerak empat roda dan bisa diisi daya dari 10 hingga 80 persen hanya 18 menit saat menggunakan pengisi daya cepat 350 kilowatt.

Jajaran Genesis saat ini terdiri dari sedan G70, G80 dan G90, serta SUV GV60, GV70, GV80 dan GV80 listrik.

Interior Genesis GV80, SUV premium Hyundai [Genesis via USA Today].
Interior Genesis GV80, SUV premium Hyundai [Genesis via USA Today].

GV70 adalah kendaraan listrik ketiga merek Genesis setelah SUV GV60 dan sedan G80 listrik. Namun tidak seperti G80, GV60 dan GV70 hanya tersedia dengan Electric Global Modular Platform (E-GMP) milik Hyundai Motor Group.

Merek Genesis berencana untuk melengkapi jajarannya dengan delapan model hidrogen dan baterai pada tahun 2030 dan bertujuan untuk menjual 400.000 unit per tahun di pasar global.

Jangan lupa pula, produk mobil listrik Genesis GV80 listrik terpilih sebagai official car untuk Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 2022 di Bali.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *