Tanggapan Indonesia Power untuk Isu Perubahan Skema DMO Batu Bara

Jakarta: Anak Usaha PT PLN (Persero), PT Indonesia Power memastikan keandalan pembangkit tidak terpengaruh isu perubahan skema harga penjualan batu bara domestik atau domestic market obligation (DMO).
 
Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana untuk mengganti skema harga DMO batu bara saat ini dari harga batas atas dengan dipatok maksimal USD70 per ton, bakal diusulkan diubah. Misalnya ada harga batas bawah guna melindungi produsen. Hal ini menyusul harga komoditas batu batu bara yang terus melambung.
 
“Kami yakin masih bisa mencari cara karena memang semua unit kita jalan. Tapi kalau soal harga kita bagaimana pemerintah saja. Tantangan yang kita hadapi sekarang ini lebih ke La Nina dan cuaca,” ujar Direktur Utama Indonesia Power M. Ahsin Sidqi di Kantor Indonesia Power unit Priok Power Generator, Operation and Maintenance Service Unit (POMU), Jakarta Utara, Kamis, 18 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ahsan juga menambahkan Indonesia Power siap menjamin kebutuhan listrik di tengah naiknya permintaan. Dia bilang, saat ini beban listrik Jawa-Bali sudah mencapai 28,4 Giga Watt hour (GWh) atau lebih tinggi dari sebelumnya 27 GWh.
 
“Ini pandemi baru berkurang dan ekonomi sudah berjalan. Kami siapkan 2.800 MW dari sini,” pungkasnya.

 

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *