KPK Ingatkan Pemilu 2024 Tidak Boleh Jadi Ladang Korupsi

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mewanti-wanti potensi rasuah terkait Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Lembaga Antikorupsi tidak mau ada kasus korupsi menjelang pesta demokrasi itu.
 
“Pemilu tugasnya KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu). Kenapa KPK sibuk ngurusi? Kita tidak bisa bicara lama atau tidak karena gejolak dan riak terus terjadi. Korupsi pun terus berlangsung,” kata Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Permas) KPK Kumbul Kusdwijanto Sudjadi melalui keterangan tertulis, Kamis, 18 November 2021.
 
Menurut dia, banyak politikus maupun kepala daerah yang mulai mencari dana untuk maju pada Pemilu 2024. Celah korupsi bisa muncul dengan mudah jika pemantauan tidak dimaksimalkan sedari dini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Baca: Syarat Bangun Koalisi dengan Golkar, Airlangga Harus Jadi Capres
 
“Makanya perlu kita ingatkan. Karena sekali lagi kami ingatkan (tidak) korupsi adalah pilihan hidup. Hari ini enggak korupsi, besok belum tentu,” ujar Kumbul.
 
KPK menilai politik uang masih kental di Indonesia. Mahar yang besar untuk pencalonan membuat seseorang yang ingin maju dalam pemilu mencari dana segencar-gencarnya.
 
Hal ini membuat KPK harus mulai memberikan edukasi antikorupsi untuk Pemilu 2024 dari sekarang. Jika tidak dimulai saat ini, KPK bisa kebobolan.
 
“KPK berkepentingan untuk terus memberikan edukasi mengingat banyaknya pelaku korupsi yang ditangani KPK adalah kader partai politik yang notabene melalui sistem politik,” tutur Kumbul.

 

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *