Sinopsis & Review Film Star Trek: First Contact (1996)

Picard bermimpi tentang pengalamannya saat berhasil diasimilasi oleh Borg enam tahun lalu. Dia masih belum bisa melupakan kejadian tersebut. Siapa sangka, Borg kini kembali membuat masalah. Mereka datang untuk menghentikan upaya manusia agar dapat berkomunikasi dengan alien demi kehidupan yang lebih baik.

Bersama awak Enterprise yang lain, Picard memimpin pertarungan dalam misi menghentikan Borg memperbudak manusia. Dengan dendam yang masih ada, Picard tak ingin melarikan diri sampai akhir. Bagaimana keseruannya? Sinopsis dan ulasan Star Trek: First Contact (1996) di bawah ini akan memberi bocorannya.

Sinopsis

Sinopsis & Review Film Star Trek: First Contact (1996) 1
  • Tahun Rilis: November 1996
  • Genre: Sci-Fi, Fantasy, Space Film
  • Produksi: Paramount Pictures (Distributor)
  • Sutradara: Jonathan Frakes
  • Pemeran: Patrick Stewart, Jonathan Frakes, Brent Spiner, Levar Burton

Kapten Picard (Patrick Stewart) bermimpi menghidupkan kembali asimilasi dirinya dengan Borg enam tahun yang lalu. Dia terbangun karena panggilan dari Laksamana Hayes yang baru saja menerima laporan dari pertahanan luar angkasa bahwa koloni mereka di Ivor Prime telah dihancurkan oleh Borg.

Hal yang dikhawatirkan Picard selama hampir enam tahun akhirnya terjadi. Borg, musuh mereka yang paling mematikan telah memulai menginvasi federasi. Kali ini mungkin tidak ada yang dapat menghentikan mereka. Dalam waktu satu jam Borg bisa menyeberangi perbatasan federasi, tapi Picard tidak akan pergi dan memutuskan untuk berpatroli di zona aman.

Menurut Picard, Romulan dapat mengambil keuntungan dari situasi ini. Data (Brent Spiner) mengatakan belum ada aktivitas yang mencurigakan di sepanjang perbatasan Romulan dalam sembilan bulan terakhir.

Data memprediksi tak mungkin bagi Romulan untuk memulai konflik. Geordi (Levar Burton) juga mengingatkan bahwa mereka sudah berada di luar angkasa selama satu tahun jadi siap untuk menghadapi Borg.

Geordi yakin bahwa Enterprise adalah kapal luar angkasa paling canggih yang mereka miliki, oleh karena itu mereka harus berada di garis depan. Picard mengatakan bahwa mereka harus pergi bergabung dengan komando dari Starfleet dan menunggu perintah. Putusannya tak berubah, Picard ingin mereka tetap berpatroli di zona aman.

Menurut Picard, Starfleet tidak percaya padanya. Mengingat Picard pernah ditangkap dan disimulasikan oleh Borg. Oleh karena itu untuk kali ini Enterprise hanya diperintahkan untuk mengejar komet. Riker (Jonathan Frakes) menilai justri karena pengalamannya, Picard adalah orang paling tepat untuk ditugaskan menghadapi Borg. Sayangnya Hayes tak setuju.

Sejurus kemudian Picard menerima laporan bahwa armada mereka terlibat pertempuran dengan Borg. Picard mendapat saluran langsung dari Borg dan mendengar mereka meminta federasi menurunkan perisai serta menyerahkan kapal.

Borg bersedia memberikan imbalan berupa bantuan teknologi yang mereka miliki. Mereka juga menawarkan federasi untuk bergabung dan meyakinkan bahwa perlawanan adalah hal sia-sia.

Picard mendengar federasi kewalahan menghadapi Borg. Starfleet diminta untuk turun membantu karena sudah ada 96 korban tewas dan 22 orang terluka.

Picard kemudian memerintahkan Letnan Hawk (Neal McDonough) membawa mereka ke Bumi dengan kecepatan maksimum. Picard akhirnya memilih untuk membuat keputusan yang dapat melanggar perintah. Pilihannya didukung oleh awak Enterprise lain.

Mereka pun mulai bergerak. Hal pertama yang dilakukan adalah menyelamatkan Kapal Defiant yang sudah kehilangan perisai utama dan senjata. Daya utama kapal tersebut juga sudah mati akibat serangan.

Kubus Borg sendiri mengalami kerusakan berat di bagian lambung. Picard langsung mengambil komando untuk semua armada. Dia memerintahkan mereka untuk menembakkan senjata ke koordinat yang sudah dia tentukan.

Setelah tembakan bertubi-tubi dari armada yang ada di federasi, Kubus Borg akhirnya meledak. Namun, sebuah bola raksasa tampak keluar dari dalam kubus yang hancur tersebut dan melarikan diri. Picard memerintahkan Hawk untuk mengejar benda itu. Di saat bersamaan Worf (Michael Dorn) yang diselamatkan dari Kapal Defiant ikut bergabung bersama mereka.

Baca juga:

Data menganalisa bahwa bola raksasa dari Kubus Borg menciptakan pusaran temporal dan Enterprise terperangkap di sana. Dia melanjutkan laporannya bahwa atmosfer mengandung konsentrasi tinggi dan metana, karbon monoksida dan oksigen. Data juga melaporkan jumlah populasi Bumi yang mencapai 9 miliar jiwa; yang semuanya adalah Borg.

Picard memprediksi bahwa Borg sudah melakukan itu di masa lalu. Mereka berasimilasi dengan Bumi, lalu kembali dan ingin mengubah sejarah. Pusaran temporal sendiri dapat menembus perubahan waktu.

Sial, Data melihat energi itu mendekat, tapi Picard memerintahkan Hawk untuk menahannya. Dia ingin mengikuti bola tersebut sampai segala perbaikan atas kerusakan telah selesai mereka lakukan.

Di Bumi Lily (Alfre Woodard) dan pilot Cochrane (James Cromwell) melihat cahaya jatuh dari atas yang seketika meledak di dekat tempat mereka berdiri.

Di dalam Enterprise, Data mengabarkan bahwa menurut pembacaan astrometric mereka kini berada di abad 21 pertengahan. Mereka tiba sekitar 10 tahun setelah perang dunia ketiga, tepatnya 4 April 2063; sehari sebelum kontak pertama.

Picard dan Enterprise yang datang dari abad 24 mengetahui bahwa mereka membangun komplek rudal, ketika Pilot Cochrane membangun kapal warp-nya. Dari fakta itu Picard menyimpulkan bahwa Borg berada di Bumi untuk menghentikan kontak pertama.

Melihat Borg meluncurkan tembakan-tembakan ke Bumi, dia memerintahkan Worf menyiapkan torpedo kuantum. Sejurus kemudian bola itu terlihat meledak. Apa yang akan Picard lakukan selanjutnya pada bola raksasa milik Borg tersebut?

Komunikasi Pertama Manusia dan Alien

Sinopsis & Review Film Star Trek: First Contact (1996) 3

Sesuai judulnya, Star Trek: First Contact (1996), film ini mengisahkan upaya kru Enterprise untuk mengawal manusia agar dapat berkomunikasi dengan alien melalui penemuan seorang peneliti bernama Cochrane. Pengawalan mereka tidak mudah karena ada gangguan dari Borg yang terobsesi mengasimilasi makhluk lain.

Meski menjadi konflik utama, penampilan ‘alien’nya sendiri baru bisa kamu lihat di ujung film. Sebelumnya kamu akan dibawa pada subplot atau sub-konflik yang melibatkan perjalanan waktu, perbedaan antara manusia dan kecerdasan buatan.

Formula perjalanan waktu turut kembali dihadirkan pada film ini. Bedanya ia tidak acak seperti pada Star Trek; Generation (1994), melainkan kembali ke masa lalu, ketika Cochrane berhasil melakukan kontak pertama dengan alien. Dalam durasi sekitar 1 jam 50 menit, kamu akan berada pada dua timeline tersebut.

Hentikan Upaya Borg Perbudak Manusia

Sinopsis & Review Film Star Trek: First Contact (1996) 5

Dua tahun sebelumnya, Picard dipusingkan oleh ulah Soran yang terobsesi terhadap Nexus hingga mengancam penghuni planet pada sistem, di film Star Trek: First Contact (1996) Picard harus berurusan dengan Borg. Mereka merupakan ras yang menarik sebab terdiri atas daging yang terkomputerisasi.

Mereka mengasimilasikan semua ras yang ditaklukkan dalam pikiran kolektif yang dipimpin oleh seorang ratu. Secara ringkas, kehadiran Borg dalam film ini memang menjadi bagian dari konflik utama dalam alurnya. Dengan keutamaan yang mereka miliki Borg ingin memperbudak manusia. Obsesi itulah yang coba digagalkan oleh Picard.

Masih dengan dialog-dialog berisi istilah rumit yang sulit dipahami, alur film ini lumayan membuat pusing. Terutama saat plot menunjukkan bahwa Picard yang berasal dari abad 24 berada di abad 21. Jika tidak dibantu dengan script yang solid, boleh jadi kamu akan bingung dengan plotnya.

Namun efek-efek yang ditampilkan cukup detail dan tetap mengesankan. Terutama scene saat Picard, Worf dan Hawk terpaksa harus berjalan di atas Enterprise untuk menggagalkan Borg menggunakan deflector. Satu lagi yaitu scene saat Data untuk pertama kalinya punya kulit dan merasakan sensasi merinding. Dari segi sinematografi sayangnya tak ada kejutan yang berarti.

Suguhkan Beberapa Sub-Konflik

Sinopsis & Review Film Star Trek: First Contact (1996) 7

Ada hal yang membuat Star Trek: First Contact (996) mendapat review bagus dari beberapa pengamat film, yaitu terdapat sub-konflik yang melibatkan emosi karakter-karakternya. Mulai dari Picard yang pernah terasimilasi dengan Borg enam tahun lalu sehingga dia semacam punya agenda tersendiri ketika harus menghadapi mereka.

Picard diliputi dendam karena Borg sudah beberapa kali membuat masalah. Scene ketika awak kapal menyarankan untuk meledakkan Enterprise karena Bord sudah menguasainya, Picard menolak. Lelaki itu tak ingin lari lagi dan kali ini harus menang.

Selain itu terdapat pula sub-konflik yang melibatkan karakter Data, si android. Dalam film ini Data menjadi tawanan Borg. Dia mendapat kesempatan merasakan punya kulit dan darah.

Dia juga sempat terangsang secara seksual seperti lelaki manusia pada umumnya. Selain itu kamu juga akan bertemu dengan dua karakter ‘tamu’ yang salah satunya suguhkan chemistry menarik dengan Picard.

Masih dengan kerumitan dialognya karena memuat istilah-istilah yang asing, Star Trek: First Contact (1996) lumayan mendapat ulasan positif dibanding seri yang terdahulu. Bagaimana? Apakah penasaran? Agendakan segera untuk nonton ya!

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *