Berkas Kasus Rachel Vennya Sudah Dikirim ke Kejaksaan

Jakarta: Penyidik Polda Metro Jaya telah mengirimkan berkas kasus kabur dari karantina selebgram Rachel Vennya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. Hal ini dilakukan usai penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro merampungkan pemberkasan Rachel Vennya.
 
“Sudah dilimpahkan berkas tahap satu ke Kejati Banten,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum, Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Tubagus Ade Hidayat, Senin, 15 November 2021.
 
Menurut dia, berkas perkara tersebut diserahkan kepada Korps Adhyaksa pada Jumat, 12 November 2021. Selain selebgram tersebut, polisi mengirimkan berkas tiga tersangka lain, yakni kekasih Rachel, Salim Nauderer; manajernya Maulida Khairunnisa; dan protokoler Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, OP.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Baca: Operasi Zebra di DKI Hingga 24 November, Simak Jenis Pelanggaran dan Lokasinya!
 
Rachel Vennya ditetapkan sebagai tersangka kasus kabur dari karantina pada Rabu, 3 November 2021. Salim Nauderer dan Maulida Khairunnisa yang pergi luar negeri dan kabur dari karantina bersama Rachel Vennya juga menjadi tersangka.
 
Polisi turut menetapkan protokoler Bandara Soekarno-Hatta, OP, sebagai tersangka karena membantu Rachel Vennya kabur dari karantina. Rachel Vennya dijerat dengan Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.
 
Rachel dkk tidak ditahan karena ancaman hukuman mereka di bawah satu tahun penjara. Pasal 21 ayat (4) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) menyatakan penahanan hanya dapat dikenakan kepada tersangka tindak pidana dengan ancaman penjara lima tahun ke atas.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *