2 Rusun di Pondok Pesantren An Nawawi Tanara Banten Siap Dihuni

Banten: Pembangunan rusun di Pondok Pesantren An Nawawi Tanara, Kabupaten Serang, Banten telah selesai. Dua rusun tersebut kini siap dihuni oleh para santri putra dan putri.
 
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, adanya rusun tersebut diharapkan dapat memacu semangat belajar para santri sekaligus mendorong mereka agar menempati hunian yang layak huni.
 
“Hari ini saya menandatangani prasasti pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan Kementerian PUPR dengan kontraktor dan konsultan pengawasnya,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa, 16 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pembangunan infrastruktur yang ditandatangani adalah Rusun Ponpes An Nawawi Tanara 1 dan 2 di Kabupaten Serang, Banten serta sejumlah infrastruktur lainnya seperti jalan tol, bendungan dan gedung olah raga.
 
Basuki menjelaskan, adanya prasasti tersebut dapat diartikan bahwa Kementerian PUPR beserta penyedian jasa yakni kontraktor dan konsultan pengawas bertanggung jawab atas hasil pembangunan tersebut. 
 
Prasasti dari batu granit tersebut berisi tulisan tentang siapa saja yang terkait pembangunan infrastruktur tersebut yakni Kementerian PUPR dengan pihak penyedia jasa. Selain itu juga ditulis kapan waktu pelaksanaan pembangunan tersebut.
 
Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa I Direktorat Jenderal Perumahan Firsta Ismet menjelaskan, rusun yang diresmikan memiliki dua tower dan diperuntukkan bagi para santri di Ponpes An Nawawi Tanara 1 di Kabupaten Serang, Provinsi Banten. 
 
Rusun tersebut dibangun di Desa Tanara, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang yang dibangun 2019. Penerima manfaat adalah Santri putra Ponpes An Nawawi Tanara. Pembangunan rusun dibangun satu tower dengan tipe barak sebanyak 12 unit. 
 
Selanjutnya adalah rusun Ponpes An Nawawi Tanara 2 dengan penerima manfaat untuk santri putri yang dibangun 2020 hingga 2021. Rusun santri putri ini dibangun satu tower setinggi tiga lantai tipe barak mini dengan jumlah unit 6 barak dengan kapasitas 132 orang.
 
“Seluruh unit hunian di rusun juga telah kami lengkapi dengan furnitur seperti tempat tidur, lemari pakaian dan meja kursi belajar,” ungkapnya.
 
Salah satu Pengurus Ponpes An Nawawi Tanara Ahmad Fauzi mengungkapkan bangunan rusun sangat diperlukan karena banyak santri yang mondok di Ponpes membutuhkan tempat tinggal yang layak huni. 
 
“Ada sekitar 2.000 orang santri yang menuntut ilmu di Ponpes An Nawawi Tanara. Kami berterimakasih atas bantuan rusun dari Kementerian PUPR ini karena sangat dibutuhkan oleh para santri dan kualitas serta fasilitasnya juga lengkap,” katanya.

 

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *