“Autobiography” film panjang pertama dari Makbul Mubarak

Jakarta (ANTARA) – Terinspirasi dari pengalaman hidup masa kecil, sutradara dan penulis skenario Makbul Mubarak menggarap film panjang pertamanya berjudul “Autobiography”.

Peraih Piala Citra untuk kategori film pendek FFi 2017 ini mengatakan bahwa “Autobiography” berangkat dari relasi personal Makbul dengan sang ayah ketika masih kanak-kanak, menjadi eksplorasi pola relasi yang lebih umum terjadi.

Di saat yang sama, relasi personal antara ayah dan anak adalah sesuatu yang sangat universal bagi penonton di Indonesia dan secara global.

“Hari-hari masa kecil saya habiskan di keluarga yang sebagian besar anggotanya berprofesi sebagai abdi negara. Ayah saya adalah orang yang sangat patuh pada atasannya, pada negara, tanpa pernah banyak bertanya tentang alasan-alasan di balik perintah yang dibebankan padanya,” ujar Makbul dalam jumpa pers virtual pada Senin.

Baca juga: Marissa Anita tentang cerita dan sineas perempuan

Makbul menjelaskan “Autobiography” adalah cerita soal kepatuhan yang terinspirasi dari observasinya atas hidup sang ayah dan juga observasi terhadap dirinya sendiri.

“Dengan demikian, cerita ini adalah cerita yang sangat personal,” kata Makbul.

“Autobiography” dikemas dalam genre suspense dengan pendekatan karakter yang sangat kental. Alur cerita dikendalikan oleh keputusan tokoh-tokoh di dalamnya dan bukan oleh kejadian-kejadian di sekitarnya.

“Film ini berambisi untuk memperkenalkan manusia Indonesia lebih dari sekedar warna kulit, bahasa, budaya, etnis, dan suku mereka, tapi juga memperkenalkan pada dunia tentang cara berpikir dan tata laku manusia-manusia Indonesia itu sendiri,” ujar Makbul.

Film ini berkisah tentang Rakib (Kevin Ardilova) yang bekerja menjaga rumah kosong milik seorang pensiunan bernama Purna (Arswendy Bening Swara). Suatu hari, Purna pulang kampung untuk mencalonkan diri menjadi bupati di daerah itu.

Rumah yang Rakib jaga kini tidak lagi kosong. Setiap hari, dia menemani Purna dalam banyak kegiatannya seperti berkampanye, memasang spanduk, dan lainnya. Dalam diri Purna, Rakib melihat sosok seorang ayah yang didambakannya hingga pada suatu hari, sebuah kejadian tak terduga mengubah semua itu.

“Autobiography” dibintangi oleh Kevin Ardilova, Arswendy Bening Swara, Lukman Sardi, Yusuf Mahardika, Yudi Ahmad Tajudin, Haru Sandra, dan Gunawan Maryanto.

Dikembangkan sejak tahun 2017, proyek film “Autobiography” telah dipresentasikan pada TorinoFilmLab2017 dan kemudian berlanjut terseleksi ke European Audiovisual Entrepreneurs Ties That Bind, Berlinale Co-production Market, Locarno Open Doors, Southeast Asian Fiction Lab-SEAFIC, FDCP Project market.

“Autobiography” menjadi film Indonesia yang berko-produksi dengan Singapura, Polandia, Filipina, Jerman, Perancis, dan Filipina, setelah mendapatkan dukungan dari Cinema dua Monde Perancis, Nouvelle Aquitange Regional Fund perancis, World Cinema Fund Jerman, Purin Pictures Thailand, Polish Film Institute, Asean Co-Production Grant –ACOF Philippine, Tokyo Talents NEXT Master.

Film tersebut diproduksi di tengah pandemi, pengambilan gambar dilakukan di Bojonegoro pada 20 Mei-1 Juli 2021. Kru film tidak hanya melibatkan pekerja dari Indonesia tapi juga tim kamera dari Polandia dan editor dari Filipina.

Informasi mengenai tanggal tayang dari “Autobiography” akan diumumkan kemudian.

Baca juga: Garin Nugroho lahirkan karya film “Sepeda Presiden”

Baca juga: Film “Sepeda Presiden” tandai 40 tahun Garin Nugroho berkarya

Baca juga: Taylor Swift rilis film pendek untuk “All Too Well”

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *