NU Lampung Duga Ada Upaya Sabotase Muktamar

Bandar Lampung: Wakil Ketua PWNU Lampung Muhammad Irfandi mengindikasikan ada upaya sobatase Muktamar ke-34 yang akan dilaksanakan di Lampung pada Desember mendatang.
 
Hal tersebut berdasarkan survei yang dilakukan pada sejumlah hotel. Ia mendapati kamar di beberapa hotel khususnya yang berbintang tidak lagi tersedia untuk tanggal 22-26 Desember 2021.
 
“Hotel-hotel di Bandar Lampung full booking pada waktu yang berbarengan dengan Muktamar atas nama Kementerian Agama,” ungkapnya, Senin, 8 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Hotel-hotel yang telah dikonfirmasi oleh PWNU Lampung antara lain Emersia (80 kamar), Golden Tulip (80), Yuna (120), Amalia (70), Novotel (80), dan Swiss-Belhotel (50 kamar). Kemudian ditambah dengan hotel-hotel kecil di wilayah Bandar Lampung bahkan di Lampung Tengah.
 
Menurutnya, hal itu mengganggu persiapan NU Lampung dalam mensukseskan Muktamar. Sebab pengurus perlu butuh tempat untuk menampung para peserta dan panitia dari PBNU.
 
“Karena ada booking hotel secara massal ini, pengurus belum menyiapkan tempat untuk paserta dan panitia pusat padahal waktu pelaksanaan tinggal 40 hari lagi,” kata dia.
 
Terkait hal itu ia juga meminta KPK untuk memantau anggaran yang digunakan Kemenag untuk pemesanan kamar. Sebab, hal tersebut tentu membutuhkan anggaran yang cukup besar.
 
“Ini harus ditindaklanjuti, terlebih dilakukan oleh lembaga negara dan dapat menimbulkan keributan, bahkan ini terjadi saat panitia daerah belum terbentuk,” ujarnya.
 
Sementara itu, Kementerian Agama membantah kabar soal pihaknya melakukan sabotase dengan menyewa hotel bertepatan saat Muktamar ke-34 NU di Lampung pada Desember mendatang.
 
Plt Kabiro Humas Data dan Informasi Kemenag, Thobib Al-Asyar mengatakan, pihaknya sudah mengecek kabar tersebut ke Kemenag Kanwil Lampung.
 
“Hasil koordinasi kami dengan Kanwil Lampung, bahwa itu tidak benar sama sekali,” kata Thobib saat dikonfirmasi.  
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *