Penyintas Bom Atom Hiroshima Meninggal Dunia

Jakarta: Penyintas bom atom Hiroshima, Sunao Tsuboi, meninggal dunia di usia 96 tahun. Tsuboi menjadi juru kampanye terkemuka untuk perlucutan senjata nuklir dan bertemu Presiden AS Barack Obama dalam kunjungan bersejarahnya ke kota itu pada 2016 silam. 

“Tsuboi meninggal pada hari Sabtu, 23 Oktober 2021 karena anemia,” kata seorang pejabat dari Nihon Hidankyo – sebuah kelompok yang mewakili para penyintas bom atom Hiroshima dan Nagasaki, di mana Tsuboi adalah pemimpin kuncinya.

Tsuboi sedang dalam perjalanan ke sekolah teknik pada 1945 ketika serangan bom nuklir pertama diluncurkan oleh Amerika Serikat pada Perang Dunia II, mengubah kota metropolitan yang ramai tersebut menjadi neraka.

“Saya menderita luka bakar di sekujur tubuh saya,” katanya kepada AFP pada 2016. “Dengan telanjang, saya mencoba melarikan diri selama sekitar tiga jam pada 6 Agustus tetapi akhirnya tidak bisa lagi berjalan.”

Kemudian dia mengambil sebuah batu kecil dan menulis di tanah “Tsuboi mati di sini”, sebelum kehilangan kesadaran dan bangun beberapa minggu kemudian.

Dia kemudian mengembangkan kanker dan penyakit lain tetapi menjadi advokat terkemuka untuk korban bom atom dan juru kampanye seumur hidup untuk dunia bebas nuklir.

“Saya bisa mentolerir kesulitan demi kebahagiaan manusia. Saya mungkin mati besok tapi saya optimis. Saya tidak akan pernah menyerah. Kami tidak menginginkan senjata nuklir,” katanya.

Tsuboi termasuk di antara segelintir orang yang selamat dari bom Hiroshima yang bertemu dengan presiden AS saat itu, Obama, ketika dia berkunjung pada 2016.

Sunao tersenyum lebar saat menjabat tangan Obama, kemudian kedua pria itu bercakap-cakap selama lebih dari satu menit. “Saya bisa menyampaikan pikiran saya,” kata Tsuboi puas sesudahnya.  AFP PHOTO/Toshifumi Kitamura/Johannes Eisele/Kimimasa Mayama

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *