Permintaan Berkurang, Stok Plasma Konvalesen DKI Aman

Jakarta: Stok plasma konvalesen di DKI Jakarta dijamin cukup. Pasalnya, permintaan plasma konvalesen dari pasien covid-19 makin berkurang, bahkan tidak ada permintaan.
 
“Saat ini, stok plasma segar beku (fresh frozen plasma/FFP) konvalesen ada 130 kantong,” kata Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, Rustam Effendi, di Jakarta, Minggu, 24 Oktober 2021. 
 
Plasma segar beku itu terdiri dari 23 FFP konvalesen golongan darah A resus positif, 20 FFP konvalesen golongan darah B resus positif, 1 FFP konvalesen golongan darah B resus negatif, dan 16 FFP konvalesen golongan darah AB resus positif. Selain itu, ada 70 FFP konvalesen golongan darah O resus positif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Baca: Diaspora Indonesia di Singapura Serahkan 1 Unit Ambulans ke PMI DKI Jakarta
 
PMI DKI Jakarta terus menyiapkan stok plasma konvalesen untuk menghadapi potensi gelombang ketiga lonjakan kasus covid-19. PMI DKI bekerja sama dengan PMI wilayah lain.
 
Rustam menjamin siap menghadapi peningkatan permintaan jika dibutuhkan. Pada gelombang kedua covid-19, Juli dan Agustus 2021, permintaan plasma konvalesen mencapai 1.200 kantong.
 
Dalam pandemi covid-19, donor plasma konvalesen menjadi salah satu alternatif memberi antibodi virus SARS-CoV-2 kepada pasien terinfeksi dengan gejala sedang dan berat. Terapi plasma konvalesen dilakukan dengan pemberian plasma atau cairan darah. 
 
“Cairan itu didonorkankan oleh seseorang yang memiliki antibodi karena pernah tertular covid-19, tetapi sudah sembuh dan plasma itu lalu diberikan kepada pasien yang baru sakit,” bunyi keterangan PMI.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *