Volkswagen Tak Sungkan Belajar Dari Tesla Soal Kendaraan Listrik

Suara.com – Bos Volkswagen AG, Herbert Diess menyebutkan telah menelepon CEO Tesla, Elon Musk untuk membahas apa yang membedakan Tesla dari para pesaingnya. Kesempatan ini berlangsung dalam sebuah pertemuan internal perusahaan yang digelar secara virtual.

Diess dan Musk adalah teman dan telah mengakui kekaguman mereka satu sama lain di masa lalu. Bahkan, Musk pernah mencoba merekrut Diess sebagai CEO Tesla yang baru.

Diess berbicara dengan Musk melalui panggilan video selama acara, dan disaksikan 200 eksekutif Volkswagen. Hal ini sengaja dilakukan Diess untuk untuk mempercepat transisi perusahaan menuju kendaraan serba listrik.

Booth Volkswagen di acara IAA Frankfurt Motor Show 2017, dari kiri ke kanan: Dr. Herbert Diess, Dr. Frank Welsch,Klaus Bischoff, dan Juergen Stackmann [Shutterstock].
Para petinggi Volkswagen di acara IAA Frankfurt Motor Show 2017, dari kiri ke kanan: Dr. Herbert Diess, Dr. Frank Welsch,Klaus Bischoff, dan Juergen Stackmann [Shutterstock].

Dalam kesempatan itu, Diess bertanya kepada Musk mengapa Tesla lebih gesit daripada pesaingnya?

Baca Juga: Undang Industri Baterai Mobil Listrik ke Indonesia, Meninves Kunjungi Volkswagen

“Ini gaya manajemen. Saya seorang insinyur, selain mobil, saya juga tertarik dengan rantai pasokan, logistik, dan proses produksi,” jawab Musk, seperti dikutip dari Carscoops.

Untuk memberikan contoh kepada para eksekutif Volkswagen betapa gesitnya Tesla, Diess menggunakan contoh bagaimana pabrikan mobil listrik atau Electric Vehicle (EV) hanya membutuhkan dua hingga tiga minggu untuk menulis ulang perangkat lunak yang memungkinkannya Tesla bebas dari ketergantungan chip semikonduktor yang tengah terjadi.

Masalah utama yang dibahas selama acara ini adalah cara Volkswagen dalam mengubah fasilitas di pabrik Wolfsburg untuk bersaing dengan Gigafactory baru Tesla di Jerman.

“Senang bertemu dengan rekan kerja secara langsung dan mendiskusikan bagaimana kami mengubah Volkswagen Group secepat mungkin,” tulis Diess dalam posting LinkedIn setelah acara.

Sebelumnya Diess memperingatkan bahwa Volkswagen bisa kehilangan hingga 30.000 pekerjaan jika transisi ke kendaraan listrik berjalan terlalu lambat.

Baca Juga: Penyidikan Kasus Autopilot Tesla Berjalan, Volkswagen-Toyota Dimintai Keterangan

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *