Denda Rp850 Ribu Terkumpul dari Razia Prokes di Jakarta

Jakarta: Uang Rp850 ribu dikumpulkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta dari razia protokol kesehatan (prokes) pada Minggu, 17 Oktober 2021. Sanksi denda diberikan kepada individu hingga tempat usaha yang tidak menjalankan prokes.
 
“Laporan harian pada 17 Oktober 2021 pukul 18.00 WIB, total denda sebesar Rp850 ribu,” tulis data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Senin, 18 Oktober 2021.
 
Satpol PP DKI Jakarta menindak beragam pelanggaran, seperti pelanggaran penggunaan masker, pelanggaran operasional restoran, perkantoran, dan tempat usaha. Sanksi paling ringan berupa kerja sosial dan paling berat pencabutan izin usaha.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Baca: 10.615 Orang Disuntik Vaksin Covid-19 di Jakarta per 18 Oktober
 
Sebanyak satu tempat usaha diberhentikan sementara. Satpol PP berharap masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.
 
“Serta berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan covid-19,” tulis data itu.
 
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan seluruh perangkat pemerintah meningkatkan pengawasan protokol kesehatan di tengah masyarakat. Pasalnya, kasus covid-19 masih bertambah.
 
“Percuma kita membuat sebuah kebijakan tetapi di bawah tidak berjalan,” kata Jokowi di Jakarta Pusat, Jumat, 25 Juni 2021.
 
Jokowi mengatakan sidak diperlukan untuk memastikan prokes dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berlangsung baik. Kepala Negara meminta seluruh gubernur, bupati, dan wali kota memastikan PPKM di wilayahnya berlangsung maksimal.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *