10.615 Orang Disuntik Vaksin Covid-19 di Jakarta per 18 Oktober

Jakarta: Sebanyak 10.615 orang menerima vaksin covid-19 di DKI Jakarta pada Senin, 18 Oktober 2021. Jumlah ini akumulasi vaksinasi covid-19 dosis pertama dan kedua.
 
“Jumlah orang yang disuntik dosis pertama bertambah 3.868 orang,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, di Jakarta, Senin, 18 Oktober 2021.
 
Penambahan itu membuat 10.756.821 orang telah divaksinasi dosis pertama. Jumlah itu setara dengan 120,3 persen dari target vaksinasi di Ibu Kota, 8.941.211.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Dosis pertama vaksin covid -19 diberikan kepada warga berkartu tanpa penduduk (KTP) DKI, yakni 66 persen. Sisa penerima vaksin lainnya, yakni warga dengan KTP non-DKI.
 
Baca: Menkes Malaysia Bakal Persulit Warga yang Tolak Vaksinasi Covid-19
 
“Penerima dosis vaksin covid-19 kedua hari ini bertambah 6.747 orang,” ujar Dwi.
 
Penambahan ini membuat 8.136.235 orang sudah menerima vaksin lengkap di Ibu Kota. Jumlah itu setara 91 persen dari target vaksinasi. Sebanyak 68 persen dari angka itu warga dengan KTP DKI.
 
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mendorong warga Jakarta segera ikut vaksinasi. Dengan begitu, seluruh warga Ibu Kota aman dari covid-19.
 
“Kita ingin semuanya 100 persen selesai khususnya warga Jakarta, karena menjadi tanggung jawab kami,” kata Ariza.
 
Warga bisa datang langsung ke tempat vaksinasi. Namun, masyarakat disarankan mendaftar lebih dulu melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI).
 
Masyarakat juga bisa memilih sendiri waktu dan tempat vaksinasi. Selain itu, warga bisa mengikuti tes praskrining online.

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk “Vaksin untuk Indonesia”. Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti “obat” atau “anti-virus”, tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
“Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema ‘Vaksin untuk Indonesia’. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi,” terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program “Vaksin untuk Indonesia” tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *