Review OASE Rider: Helm Pintar dengan Koneksi Bluetooth

Jika biasanya perangkat berbasis IoT berkaitan dengan smartwatch, earphone TWS, smart TV, sampai smart home. Beda halnya dengan OASE Indonesia yang justru meluncurkan helm pintar bernama OASE Rider.

Helm futuristik buatan OASE ini hadir dengan fitur akan memudahkan pengendara motor saat riding alias motoran. Kebetulan helm ini sudah kami gunakan selama kurang lebih dua mingguan untuk kebutuhan review.

Kami juga sudah melakukan sedikit modifikasi ringan untuk membuat tampilan helm ini semakin futuristik. Mengingat label “helm pintar” yang disematkan OASE, jadi sudah seharusnya menonjolkan tampilan keren layaknya Iron Man saat berkendara. Berikut ulasan lengkap kami untuk Helm OASE Rider TA-H1.

Desain

Secara tampilan OASE Rider merupakan helm half face yang cukup nyaman digunakan ketika berkendara. Namun sayang, kesan pertama saat melihat helm ini tak memperlihatkan kalau OASE Rider merupakan helm futuristik.

Dari segi eksterior, desainnya bisa dibilang mirip seperti helm half face standar yang dijual di pasaran pada rentang harga sekitar Rp300 ribu – Rp500 ribuan. Warnanya hitam, glossy, dan penampilannya cenderung membulat.

Review Helm OASE Rider
Tampilan fisik helm OASE Rider

Kaca visor ini berbahan dasar plastik yang kualitasnya terbilang lumayan untuk helm half face standar di luar sana. Sayangnya visor kaca helm yang bening dan transparan ini cukup menyilaukan mata, apalagi saat kami coba berkendara di kondisi cuara pagi hari maupun siang.

Terpaksa, kami melakukan sedikit modifikasi dengan membuka visor bawaan dan menggantinya menggunakan kaca visor Venom Norisk. Warna yang kami pilih Iridium Blue untuk memberikan kesan helm futuristik namun tetap nyaman digunakan tanpa gangguan penglihatan.

Baca juga: Review Oase QCY-T7: TWS Murah Fitur Meriah

Helm Oase RiderBeralih ke bagian dalam, OASE Rider tak berbeda jauh daripada helm half face standar pada umumnya. Pembedanya helm ini punya port micro USB dan sepasang speaker mic di dalamnya yang bisa terhubung dengan smartphone via Bluetooth.

Secara safety, helm OASE Rider mengusung sistem pengunci microlock yang aman dan tak mudah terlepas. Namun, unit helm yang kami terima sepertinya memiliki ukuran universal. Jadi ketika digunakan sehari-hari helm terasa longgar alias kebesaran walau tali pengikatnya sudah dikecilkan sampai mentok.

Untungnya lapisan busa yang disematkan berjenis Expanded Polystyrene atau EPS, cukup enpuk dan enggak bikin kepala sakit ketika dipakai motor-motoran dalam waktu lama. Lapisan busa pelindung ini juga bisa dilepas pasang yang memungkinkan untuk dicuci atau diganti dengan busa pads merk lain.

Fitur

Review Helm OASE Rider
Adaptif Touch pada Helm OASE Rider

Nilai plus untuk helm ini sudah disertai dengan sistem bluetooth audio. Layaknya earphone TWS, OASE Rider dapat terhubung via koneksi Bluetooth 5.0 dengan smartphone.

Dilengkapi juga dengan built-in mic dan speaker yang juga memiliki fungsi radio serta menerima panggilan. Kendati bisa menggantikan fungsi earphone TWS, namun jangan mengharapkan kualitas sepaker surround karena hasil audio yang dipancarkan dari sisi kiri dan kanan helm bisa dibilang “so-so” atau biasa saja.

Tak ada dentuman bass kencang yang disodorkan oleh speaker ini. Sistem audio OASE Rider justru lebih menekankan suara treble yang cukup kencang. Suara yang dihasilkan cenderung pecah, apalagi saat volume dikencangkan hingga level maksimal.

Review Helm OASE Rider
Port Micro USB di Helm OASE Rider

Namun untuk pemakaian lainnya seperti mendengarkan navigasi dari Google Maps, speaker ini cukup membantu karena tak perlu repot-repot berhenti untuk selalu membuka smartphone dan melihat rute jalan yang dilalui.

Artikel terkait

Menariknya, helm ini sudah tersemat mikrofon yang memiliki fitur anti-noise dan pengurangan kebisingan jadi memungkinkan kami untuk berkomunikasi dengan lebih nyaman. Terlebih ketika OASE Rider sudah tersambung dengan Bluetooth di smartphone bisa difungsikan sebagai pengganti interkom melalui aplikasi pihak ketiga.

Fitur lainnya, helm ini sudah disematkan baterai berkapasitas 1.000 mAh yang bisa bertahan cukup lama untuk pemakaian harian. Sementara durasi pengisian dayanya, diperlukan waktu sekitar 2,5 jam untuk mengisi baterainya sampai penuh.

Pengalaman Pemakaian

Review Helm OASE Rider
Pemakaian Helm OASE Rider

Bicara soal pengalaman pemakaian, helm OASE Rider sudah memberikan kesan positif saat digunakan untuk berkendara sehari-hari. Untuk mengaktifkan Bluetooth di helm ini juga tidak sulit, cukup menekan tombol power on/of yang ada di bagian atas dekat area dahi.

Saat terhubung dengan helm, notifikasi Bluetooth yang muncul adalah “OASE Rider”. Seperti halnya TWS atau wireless earphone lainnya, semua konektiviktas yang berhubungan dengan audio akan langsung terhubung ke helm ini.

OASE Rider juga memiliki area kontrol layaknya earphone TWS pada umumnya. Pengguna cukup menyentuh area sensor di sisi kiri kanan untuk mengatur volume, berpindah track lagu, pause/play musik, hingga menjawab atau menolak panggilan.

Di sisi lain, kami sedikit ragu untuk menggunakan helm ini pada kondisi berkendara saat hujan. Mengingat OASE Rider menyematkan sepasang speaker dan kontrol sentuh yang ada di sisi kanan dan kiri helm, membuatnya rentan akan kemasukan air.

Kesimpulan

Review Helm OASE Rider

Berdasarkan pengalaman review kami, helm OASE Rider patut untuk diapresiasi sebagai aksesoris IoT bagi pengendara motor. Kemudahan fitur helm via koneksi bluetooth smartphone, membuat kami cukup fokus berkendara dengan bantuan suara petunjuk arah yang terdengar jelas saat helm digunakan.

Begitu juga kehadiran mikrofon dan sistem kontrol sentuh yang memungkinkan kami untuk menerima, mengakhiri, hingga menolak panggilan telepon tanpa harus mengecek smartphone yang justru membahayakan keselamatan saat berada di jalan raya.

Hanya saja, cukup disayangkan ada beberapa kekurangan yang kami rasakan ketika memakai helm OASE Rider. Seperti ketidakhadiran sistem anti maling untuk mencegah helm ini diambil oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab.

Apalagi harga OASE Rider tak bisa dibilang murah, helm ini dibanderol dengan harga Rp639.000. Itupun sudah mendapat diskon 20% dari harga aslinya sekitar Rp799 ribu. Dari pengamatan kami beberapa kali mengunjungi laman resmi Oase di Shopee, harganya selalu diskon. Jadi sepertinya harga Rp799 ribu itu hanya gimik belaka.

Beberapa merk helm standar di pasaran dengan harga yang sama sudah dilengkapi sistem keamanan tersebut. Kemudian kaca visor yang terlalu bening, sehingga tidak memberikan kesan futuristik pada helm ini.

Meski begitu, helm OASE Rider menawarkan fitur yang mumpuni untuk sebuah perangkat IoT. Kepraktisan dan kenyamanan saat digunakan, membuat pengendara motor yang memakai helm ini jadi terlihat lebih keren.

Spesifikasi Helm OASE Rider TA-H1

Model : Oase Rider TA-H1
Bluetooth Version : 5.0
Speaker : 30mm 32Ω 20mW 120±2dB
Microphone : 6050 – 42DB
Baterry Capacity : 102050 1000mAh 3.7V
Material : ABS
Charging time : 2,5H
Telephone/Music Time: 12-24H
Harga: Rp639.000

Cek harga helm Oase di official store

74% Enak buat touring!

Review Helm OASE Rider

Kehadiran Bluetooth Audio Speaker, membuat OASE Rider layaknya earphone TWS semua konektiviktas yang berhubungan dengan audio akan langsung terhubung ke helm ini.

  • Design

  • Features

  • Battery

  • Connectivity

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *