Herbert Diess Jadikan Elon Musk Pembicara di Konferensi Eksekutif Volkswagen

Suara.com – Kekinian, Chief Executive Officer atau CEO Tesla Incorporation Elon Musk tengah menantikan pabrik Tesla Gigafactory di Jerman rampung dikerjakan. Sementara Herbert Diess, orang nomor satu Volkswagen AG menginginkan percepatan perusahaannya menjadi produsen mobil listrik.

Maka diselenggarakan acara ngobrol bersama Elon Musk via video. Demikian dikutip kantor berita Antara dari Reuters.

Elon Musk pun berbicara di hadapan 200 eksekutif Volkswagen, berdasar undangan dari Herbert Diess, CEO Volkswagen AG yang ingin menggembleng petinggi perusahaannya agar lebih cepat menuju mobil listrik atau Electric Vehicle (EV).

Foto yang diabadikan pada 26 Oktober 2020 ini menunjukkan kendaraan Tesla Model 3 yang diproduksi di China (made in China) di pabrik giga Tesla yang berada di Shanghai, China timur. [Foto: Antara]
Pabrik Tesla Gigafactory di China (made in China). Kekinian bakal ada lagi di Jernan. Sebagai ilustrasi [ANTARA].

Hasilnya, sebagaimana dikutip pada Minggu (17/10/2021), komentar Elon Musk dalam pertemuan manajer Volkswagen di Alpbach, Austria, dicatat Herbert Diess. Volkswagen adalah ikon sekaligus penantang terbesar Tesla. Dan hal ini dikabarkan CEO perusahaan Jerman itu via Twitter.

Baca Juga: Undang Industri Baterai Mobil Listrik ke Indonesia, Meninves Kunjungi Volkswagen

Saat ditanya Herbert Diess tentang kegesitan Tesla dalam menggarap pasar mobil EV, surat kabar Handelsblatt menuliskan jawaban Elon Musk: ini karena gaya manajemennya, dirinya sendiri seorang insinyur, dan memiliki “mata jeli” untuk menengok rantai pasokan, logistik, dan produksi.

Dalam salah satu unggahannya di Linkedin, Herbert Diess menyatakan bahwa ia telah membawa Elon Musk sebagai sebuah kejutan. Tujuannya menunjukkan kepada para pegawainya bahwa Volkswagen membutuhkan keputusan yang lebih cepat dan lebih sedikit birokrasi agar bisa menjadi “transformasi terbesar dalam sejarah Volkswagen”.

“Senang mendengar bahwa bahkan pesaing terkuat kami berpikir bahwa kami akan berhasil (dalam) transisi jika kami mendorong transformasi dengan kekuatan penuh,” tulis Herbert Diess di Linkedin.

Ia pun mencontohkan kerennya Tesla dalam mengatasi persoalan. Seperti membutuhkan dua hingga tiga minggu untuk membuat software mobil bisa matching dengan chip semikonduktor pengganti. Sehingga perusahaan mobil EV itu tidak ikut terkena dampak kekurangan global seperti sekarang.

Baca Juga: Renault Twingo Urban Night Limited Edition, Hadir dalam Versi Mobil Listrik dan ICE

Dan sebagai balasan akan kedatangan Elon Musk secara virtual, Herbert Diess berjanji, “Kami akan segera mengunjungi Gruenheide.”

Nama yang disebut ini tidak lain adalah lokasi Tesla Gigafactory di dekat Berlin, Jerman. Pabrik perdana Elon Musk di Eropa.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *