Pemerintah Percepat Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia dan Anak

Jakarta: Juru bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi menyatakan pemerintah mempercepat pelaksanaan vaksinasi covid-19 untuk masyarakat lanjut usia (lansia) dan anak. Percepatan untuk mencegah gelombang ketiga covid-19.
 
“Tingkat vaksinasi lansia perlu terus dikejar, terutama di wilayah-wilayah aglomerasi dan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi,” kata Jodi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 14 Oktober 2021.
 
Percepatan vaksinasi sebagai bagian dari strategi pemerintah mencegah ancaman gelombang ketiga covid-19 pada akhir tahun. Angka kematian akibat covid-19 dan perawatan di rumah sakit dapat ditekan bila terjadi gelombang ketiga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

“Untuk persiapan Natal dan Tahun Baru 2022, selain vaksinasi lansia yang perlu ditingkatkan, program vaksinasi untuk anak harus segera dilakukan,” kata Jodi.
 
Jodi berharap dengan vaksinasi imunitas anak dari vaksin covid-19 sudah terbentuk saat liburan Natal dan Tahun Baru 2022. Selain vaksinasi, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) merupakan strategi pemerintah.
 
“Evaluasi PPKM beserta perpanjangan dan penyesuaiannya diadakan tiap minggu yang dipimpin oleh Presiden merupakan strategi yang akan terus dilakukan utamanya dalam menghadapi masa Natal dan Tahun Baru 2022,” kata Jodi.
 
Jodi menegaskan lonjakan kasus covid-19 pada akhir 2020 disebabkan libur Nataru (Natal dan tahun baru). Dia mengungkapkan pada rapat koordinasi Minggu, 10 Oktober 2021, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan secara spesifik meminta Kementerian Perhubungan, Polri, gubernur, pangdam, dan kapolda untuk menyiapkan strategi untuk mengantisipasi kenaikan kasus covid-19 pada akhir tahun.
 
Sementara itu, juru bicara pemerintah untuk covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro mengungkapkan enam cara pemerintah mencegah kenaikan kasus pascalibur Maulid Nabi Muhammad dan liburan panjang Nataru. Pertama, memastikan pelonggaran aktivitas diikuti pengendalian lapangan yang ketat. Kedua, meningkatkan laju vaksinasi lansia terutama di wilayah aglomerasi dan pusat ekonomi.
 
Ketiga, mendorong percepatan vaksinasi covid-19 untuk anak. Keempat, mengantisipasi mobilitas pelaku perjalanan internasional yang berwisata ke Bali.
 
Kelima, mendorong pemerintah daerah betul-betul serius dalam mengawasi kegiatan masyarakat serta terus mengedukasi masyarakat tentang uraian protokol kesehatan. Keenam, mendorong agar masyarakat tetap taat protokol kesehatan.
 
Baca: Vaksinasi Door to Door untuk Warga Lansia di Pacitan Makin Gencar
 

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk “Vaksin untuk Indonesia”. Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti “obat” atau “anti-virus”, tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
“Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema ‘Vaksin untuk Indonesia’. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi,” terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program “Vaksin untuk Indonesia” tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
 
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *