Dituntut 1 Tahun Penjara, Andy Cahyady Cari Keadilan ke Kejari Jakut

Jakarta: Terdakwa kasus dugaan penganiayaan warga negara asing (WNA) Wenhai Guan, Andy Cahyady, akan mendatangi Kejaksaan Negeri Jakarta Utara (Kejari Jakut). Dia ingin mencari keadilan usai dituntut satu tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU).
 
“Besok (Jumat, 15 Oktober 2021) pukul 09.30 WIB, saya ke Kejari Jakut, mau tanya kenapa saya dituntut satu tahun penjara,” kata Andy saat dikonfirmasi, Kamis, 14 Oktober 2021.
 
Andy sempat menanyakan langsung kepada jaksa Dyofa Yudhistira yang menuntutnya di persidangan. Namun, Jaksa Dyofa tak menjelaskan pertimbangan penetapan tuntutan tersebut. Dyofa mempersilakan Andy mempertanyakan pertimbangan itu ke pimpinannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

“Itu bisa kita tanyakan nanti, dan media juga bisa tanyakan ke jaksa Dyofa kenapa enggak tahu alasan tuntutan satu satu tahun penjara,” ujar Andy.
 
Andy juga akan memberikan surat ke Kejari Jakut. Surat itu terkait permintaan eksekusi Wenhai Guan.
 
Sebelumnya, Andy Cahyady menilai tuntutan 1 tahun penjara dari JPU tidak adil. Dia dan Wenhai saling melapor kasus penganiayaan. Wenhai telah diputus bersalah. Namun, tidak pernah menjalani hukuman. Warga asing itu kini berada di Singapura.
 
“Kurang keadilan, karena kasusnya sama. Satu, orangnya tahanan rutan (Andy). Sedangkan Wenhai tahanan kota sampai sekarang melarikan diri,” ujar Andy, Rabu, 13 Oktober 2021.
 
Menurut Andy, Wenhai telah memalsukan data untuk menjeratnya. Dia menegaskan penganiayaan itu dilakukan Wenhai bukan dirinya. Lokasi penganiayaan terjadi di rumah Andy, Jalan Garden Marbie 5 Nomor 35, Pantai Indah Kapuk (PIK), Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
 
Baca: Dituntut 1 Tahun Penjara, Andy Cahyady Bakal Ajukan Pleidoi
 
Dia menganggap penyelesaian kasus ini tidak profesional. Dia dituntut 12 bulan penjara setelah menolak surat dakwaan JPU beberapa waktu lalu.
 
Dia pun akan menyampaikan pleidoi atas tuntutan JPU. Sidang pleidoi akan digelar pada 26 Oktober 2021.
 
Kasus ini bermula saat penganiayaan yang dilakukan WNA Wenhai Guan terhadap Andy Cahyady. Namun, Wenhai mengaku menjadi korban dan melaporkan Andy ke polisi hingga diputus bersalah. Andy telah menjalani hukuman pidana enam bulan penjara.
 
Andy melaporkan balik perbuatan penganiayaan yang dilakukan Wenhai. Wenhai kemudian diputus enam bulan penjara. Namun belum sempat menjalani hukuman. Warga asing itu kembali ke negara asal di Singapura.
 
Selang beberapa bulan, Wenhai kembali ke Tanah Air dan melaporkan Andy dalam perkara yang sama. Andy kemudian diproses hingga menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *