Jadi Korban Pelecehan Seksual, Siswi di Minahasa Selatan Ini Didampingi DP3A Sulut

Minahasa Selatan: Seorang oknum guru SMA di salah satu sekolah Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (Sulut), diduga melakukan pelecehan seksual terhadap siswa perempuan saat proses belajar mengajar berlangsung. Tindakan yang tidak terpuji tersebut sempat difoto oleh siswa lain dan disebarluaskan di media sosial sehingga menjadi viral.
 
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulut Kartika Devi Tanos menyebut pihaknya akan turun langsung ke Kabupaten Minahasa Selatan. DP3A Provinsi Sulut akan melakukan pendampingan hukum dan psikologi korban.
 
“Pendampingan secara hukum kami membawa advokat dan juga pendampingan secara psikologis kami membawa psikolog,” ujar Devi dalam tayangan Metro Siang di Metro TV, Rabu, 13 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Korban saat ini memang sudah mendapat pendampingan dari DP3A Kabupaten Minahasa Selatan. Namun, Devi akan membantu melakukan pendampingan kepada korban, mengingat korban yang masih merasa trauma. Devi juga akan menelusuri adanya pihak lain yang menjadi korban.
 
Kasus tersebut juga sedang dalam pemeriksaan Polres Minahasa Selatan. Sejauh ini, pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan internal terhadap oknum guru berinisial MNT di kantor cabang Dinas Pendidikan Minsel Mitra. 
 
MNT membantah melakukan pelecehan seksual. MNT mengaku hanya berada di meja dan tidak menyentuh bagian tubuh siswa tersebut.  
 
Dinas Pendidikan Minsel Mitra telah menonaktifkan MNT. Namun, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Minsel Mitra Max Lengkong menyebut masih diperlukannya bukti yang otentik.
 
“Memang sudah viral, tapi intinya kita harus mencari bukti otentik,” tutur Max Lengkong. (Widya Finola Ifani Putri)
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *