Bocoran Nama Game Call of Duty Tahun Depan, Bikin Pusing Gamer

Jakarta: Activision Blizzard sebelumnya sudah dirumorkan sedang menyiapkan seri terbaru game Call of Duty (COD) yang akan dirilis tahun depan dan merupakan kelanjutan dari seri Modern Warfare (2019) atau versi reboot.
 
Kini bocoran terbaru mengklaim bahwa nama game tersebut sudah diketahui, sayangnya nama game ini bakal membuat bingung penggemarnya termasuk gamer yang baru mengikuti seri Modern Warfare. Call of Duty tahun depan akan diberi nama Modern Warfare II.
 
Informasi ini diklaim berasal dari Tom Henderson, leakster industri game yang bocorannya kerap terbukti dikutip dari GameRant. Tentu saja nama COD: Modern Warfare II akan menyerupai versi lama yaitu COD Modern Warfare 2 yang dirilis pada tahun 2009.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Sebelumnya beredar bocoran bahwa COD Modern Warfare II atau yang akan dirilis tahun depan menyajikan sekuel dari Modern Warfare (2019) reboot. Pada ending game tersebut memang tersaji sejumlah misteri yang direspon sangat positif oleh penggemar franchise game ini.
 
Pada ending tersebut dikisahkan Captain Price bersiap mengumpulkan tim elite mereka yang terdiri dari Kylie “Gaz” Garrick, John “Soap” MacTavish, dan Simon “Ghost” Riley termasuk musuh mereka yaitu Al-Asad.
 
Hal ini menandakan bahwa Activison terlanjur jatuh cinta dengan kepopuleran seri tersebut meskipun menyajikan jalan cerita yang merupakan prekuel dari versi orisinal dengan judul yang sama di tahun 2007 yaitu Call of Duty 4: Modern Warfare.
 
Henderson juga membocorkan informasi yang mengklaim Call of Duty: Modern Warfare II akan menyajikan peperangan melawan kartel sehingga kemungkinan seri kedua tersebut juga merupakan versi reboot karena punya cerita yang berbeda.
 
Semuanya jelas membuat bingung penggemarnya. Seri kedua tersebut memiliki posisi yang membingung dalam semesta Call of Duty: Modern Warfare. Pada versi orisinal yaitu Call of Duty: Modern Warfare (2009) sosok Gaz sudah tidak ada karena tewas dalam pertempuran dengan pasukan ultranasionalis Rusia pimpinan Imran Zakhaev.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *