Sopir Angkot di Medan Wajib Vaksin Covid-19 Jelang PTM

Medan: Wali Kota Medan, Bobby Nasution, menyebut para sopir angkutan kota (angkot) di Medan wajib divaksin menjelang pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas khusus SMP awal pekan depan.
 
“Memang baru 30% dari 10 ribuan lebih supir angkot divaksin. Tentunya kita targetkan seluruh supir angkutan akan disuntik vaksin,” kata Bobby di Medan, Sabtu, 9 Oktober 2021.
 
Baca: 75% Pekerja Hotel di Kota Bogor Kembali Aktif Bekerja

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Dia menjelaskan hal ini dilakukan agar masyarakat dan pelajar yang menggunakan jasa angkutan kota terhindar dari penyebaran virus korona, khususnya bagi siswa SMP di luar gerbang sekolah.
 
Bobby membeberkan para supir angkot banyak berinteraksi rata-rata paling sedikit 20 orang per hari, sehingga dikhawatirkan menjadi tempat penyebaran covid-19.
 
“Level PPKM Kota Medan semakin turun, tentunya aktifitas juga dilonggarkan termasuk PTM. Hal yang dikhwatirkan dengan dimulainya PTM berada di luar gerbang sekolah, salah satunya angkutan kota,” jelas Bobby.
 
BObby juga mengaku tidak seluruhnya sopir angkot memiliki KTP Kota Medan. Karenanya Pemkot Medan segera berkoordinasi Pemprov Sumut agar supir angkot bukan warga Medan tetap divaksin.
 
“Supir angkutan kota kita bukan cuma dari Medan. Melainkan ada dari Deli Serdang dan Binjai. Tapi kita ingin supir yang tidak memiliki KTP Medan dapat divaksin,” ungkap Bobby.
 
Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis, mengaki pihaknya akan mendorong seluruh pekerja transportasi darat di daerah ini untuk divaksin.
 
“Kita akan berkoordinasi dengan Organda, dan mengimbau supir angkot bersedia divaksin. Jika tidak pun, nanti kita minta Organda untuk ikut merazia supir angkot itu,” ungkap Iswar.
 
 
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *