Respons Era Digital 5.0, Kemenag Siapkan 341 Madrasah Aliyah Jadi MA Plus Keterampilan

Jakarta:  Kementerian Agama (Kementerian Agama) menyiapkan Madrasah Aliyah (MA) Plus untuk meningkatkan kompetensi siswa di era digital 5.0. Pengembangan ini dibahas bersama dalam Semiloka Revitalisasi MA Plus Keterampilan pada Era Teknologi Digital 5.0.
 
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kemenag, Muhammad Zain mengatakan, madrasah keterampilan diproyeksikan dapat mengembangkan pendidikan vokasi. Jenis-jenis pendidikan vokasi yang sedang dikembangkan oleh 341 Madrasah ini harus terus didukung.
 
“Mulai penyediaan SDM gurunya dan infrastruktur vokasi serta spesifikasi keterampilan yang dikembangkan masing-masing madrasah. Seperti tata boga, las listrik, budi daya jamur, otomotif, tata busana, multi media, desain grafika, robotik, teknik komputer jaringan, kayu/meubelair, agrobisnis, perikanan, peternakan, dan lainnya,” terangnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

MA plus Keterampilan, lanjut Zain, juga sudah harus mulai merambah ke industri halal. Sebab, tren masyarakat muslim Indonesia, semakin makmur, semakin religius.
 
“Sekarang muncul kesadaran baru, orang sudah mulai menelisik dan mempertanyakan kehalalan kuliner yang dikonsumsinya, bahan-bahan kosmetik dan fashion yang dipakainya. Peluang ini harus kita tangkap. Dan guru dan peserta didik harus dipastikan dapat mengembangkannya,” ujar Zain.
 
Sebagai bentuk apresiasi Kemenag terhadap madrasah keterampilan ini, pihaknya sedang merencanakan Madrasah Expo di Jakarta pada bulan November mendatang sebagai rangkaian peringatan Hari Guru Nasional.
 
Baca juga:  Kemenag Segera Miliki Instrumen Asesmen Kompetensi Madrasah
 
Kasubdit Bina GTK MA, Sidik Sisdiyanto mengatakan, melalui pendidikan vokasi, siswa madrasah diharapkan dapat mempunyai wawasan entrepreneurship dan kompetensi vokasional yang dibutuhkan dalam rangka mengembangkan ketahanan hidup di masa mendatang yang jauh lebih kompleks dan kompetitif.
 
“Hal ini juga sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam upaya mengembangkan pendidikan vokasi di madrasah dalam bentuk Madrasah Aliyah Plus Keterampilan (MA Plus Keterampilan),” jelas Sidik.
 
“Karena madrasah merupakan lembaga pendidikan Islam yang dipandang layak dan ideal sebagai tempat pendidikan dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) karena mempunyai nilai lebih, yakni mendidik ilmu-ilmu umum berbalut nilai keislaman,”  tutupnya. 
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *