Bareskrim Masuk Satgas BLBI

Jakarta: Mabes Polri menegaskan pihaknya masuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Satgas itu disebut telah Berjalan. 
 
“Kabareskrim (Komjen Agus Andrianto) menjadi bagian dari Satgas BLBI,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 8 Oktober 2021. 
 
Rusdi mengatakan hal itu sudah disampaikan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD beberapa waktu lalu. Satgas itu diketuai oleh Rionald Silaban. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Pembentukan Satgas BLBI untuk menyita dan menguasai fisik sejumlah aset yang berasal dari hak tagih atas piutang negara terhadap obligor atau debitur BLBI. Hal itu ditandai dengan pemasangan papan penguasaan dan pengawasan aset negara eks BLBI sebanyak 49 bidang tanah di empat kota di Indonesia. 
 
Pemasangan papan penguasaan itu dilakukan pada Jumat, 27 Agustus 2021. Total pemasangan plang tahap pertama atas 49 bidang tanah seluas 5.291.200 meter persegi (m2) berlokasi di Medan, Pekanbaru, Tangerang, dan Bogor. 
 
Satgas BLBI juga menguasai aset tanah dan/atau bangunan melalui pemasangan plang pengaman. Upaya ini untuk penyelesaian dan pemulihan hak negara dari dana BLBI.
 
Baca: Ditagih Utang BLBI Rp904,47 Miliar, Suyanto Gondokusumo Minta Bukti
 
Pertama, aset di Jalan KH Mas Mansyur, Karet Tengsin, Jakarta Pusat, seluas 26.928,97 m2 dengan dokumen kepemilkan berupa sertifikat dan non-sertifikat. Tercatat sebagai aset properti eks BPPN yang berasal dari Barang Jaminan Diambil Alih (BJDA) debitur atas nama PT. Sinar Bonana Jaya (PT SBJ) eks Bank Yakin Makmur (Bank Yama) berdasarkan Akta Pelepasan Hak Atas Tanah (APHAT) Nomor 31 tanggal 13 November 1997. 
 
Kedua, satu bidang tanah sesuai SHGB Nomor 7159/Kel. Pondok Pinang (d/h SHGB Nomor 489/Pondok Pinang) seluas 2.020 m2 yang terletak di Jalan Gedung Hijau Raya Kav.1/Th-1 No. 63, Jakarta Selatan. Tercatat sebagai aset properti eks BPPN yang berasal dari Barang Jaminan Diambil Alih eks debitur atas nama Universal Metal Work, eks Bank Unibank.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *