PPP: Matangkan Dulu Konsep Pemilu 2024 Sebelum Bertemu Presiden

Jakarta: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tak masalah jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan para pimpinan partai politik (parpol) untuk membahas penetapan jadwal Pemilu 2024. Namun, partai berlambang Ka’bah itu menyarankan agar semua konsep dimatangkan terlebih dahulu.
 
“Jadi jangan masih mentah kemudian dibawa ke pertemuan Presiden dengan para ketum parpol,” kata Wakil Ketua Umum (Waketum) PPP Arsul Sani saat dihubungi, Kamis, 7 Oktober 2021.
 
Menurut Arsul, pematangan konsep itu perlu dilakukan. Sehingga, dalam pertemuan tersebut tak ada lagi perdebatan dan bisa diputuskan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

“Perlu dimatangkan dulu semua skenario ditingkat menteri atau kepala lembaga terkait dengan jajaran partai,” ujar dia.
 
Sebelumnya, Presiden Jokowi disarankan mengumpulkan seluruh ketua umum partai politik (parpol) untuk membahas jadwal Pemilu 2024. Parpol di DPR belum satu suara terkait jadwal pemungutan suara.
 
“Jika diperlukan dan menurut hemat saya malah perlu Presiden mengundang ketum parpol,” kata Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PDI Perjuangan Arif Wibowo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 6 Oktober 2021.
 
Baca: PAN ‘Curi Start’ Pemilu 2024 dengan Bidik Tokoh Nasional
 
Eks Wakil Ketua Komisi II itu menyampaikan berbagai upaya telah dilakukan untuk menyamakan pendapat terkait jadwal pencoblosan. Salah satunya, melalui kegiatan konsinyasi pada September 2021.
 
Namun, belum ada kesepakatan di antara fraksi-fraksi di DPR. Perwakilan partai di lembaga legislatif pusat itu masih bersikukuh dengan pendapat masing-masing.
 
Fraksi-fraksi di DPR terbagi dalam dua kubu terkait jadwal Pemilu 2024. Ada yang mendukung usulan pemerintah, yakni waktu pencoblosan dilakukan pada 15 Mei dan banyak pula yang menentang.
 
“Saya harus akui memang belum ada satu suara untuk itu. Karena itu bersabar sedikit,” kata dia.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *