Inilah 6 Pemain Penting dalam Film Bhuj: The Pride of India

Bhuj: The Pride of India (2021) bukan film sembarangan, film ini mengangkat kisah nyata terjadinya perang Indo-Pakistan 1971. Perang taktik militer dan politik antara India dan Pakistan sangat menegangkan dan mengharukan. Pasalnya tidak hanya para tentara yang berjuang, tapi ada 300 wanita lokal yang membantu di bawah hujan peluru dan bom.

Film ini bisa dikatakan sebagai tribute kepada mereka yang terlibat dalam misi penyelamatan pangkalan udara Bhuj. Film ini memang kurang sukses, tapi memberikan efek visual yang memanjakan mata para penontonnya. Tapi sebelum menonton, sepertinya kamu wajib mencari tahu karakter-karakter apa saja yang ada di film ini.

Kamu bisa mendapatkan informasi mengenai enam karakter penting dalam film Bhuj: The Pride of India (2021) di bawah ini.

1. Ajay Devgan (Kapten Vijay Karnik)

Ajay Devgan (Kapten Vijay Karnik)_

Berperan sebagai Kapten Vijay Karnik, Ajay Devgan adalah seorang pahlawan utama di film ini. Kapten Vijay Karnik berusaha memberikan perlawanan ketika pangkalan di serang oleh pesawat tempur Pakistan. Pria ini menembaki pesawat tempur Pakistan dengan senjata seadanya yang masih berfungsi di pangkalan Bhuj.

Melihat pangkalan udara dalam keadaan rusak parah, Vijay Karnik melaporkan untuk meminta bala bantuan. Sebelum bantuan datang, ia harus membuat pangkalan layak kembali agar pasukan bantuan bisa mendarat. Dengan cerdiknya pria ini meledakkan sisa bom Pakistan terlebih dahulu, lalu  meminta bantuan warga setempat memperbaiki pangkalan udara.

Kapten Vijay Karnik memiliki taktik tempur yang sangat baik, hal ini diakui oleh anak buah dan atasannya. Berkat dirinya pangkalan Bhuj selamat dari serangan-serangan yang dilancarkan Pakistan.

Vijay memperingatkan pasukan dan pangkalan lainnya akan serangan Pakistan yang membabi buta. Bahkan kali ini ia berhasil mempertahankan Bhuj dan membantu pasukan bantuan mendarat dengan selamat.

2. Ammy Virk (Vikram Singh Baj Jethaaz)

Ammy Virk (Vikram Singh Baj Jethaaz)_

Vikram Singh Baj Jethaaz bukanlah anggota militer biasa, pria ini dikenal sebagai pilot yang sangat handal. Pilot Vikram tidak memiliki kekurangan untuk disebut sebagai pahlawan, karena ia memang sangat cerdas dan terlatih. Pilot Vikram dapat mengendalikan pesawat tempur dengan mudah, bahkan ia bisa menipu musuh-musuhnya.

Pria ini sangat percaya diri dengan kemampuan yang dimilikinya, tentu dibarengi dengan semangat juang. Apapun yang terjadi ketika ia berada di medan perang, maka Vikram akan sangat fokus membantai musuh-musuhnya di udara. Vikram Singh Jab menjadi orang yang sangat penting dalam misi ini, karena ia adalah pilot yang membawa bala bantuan ke Bhuj.

Satu-satunya kemalangan dalam hidupnya bukan karena trauma pasca perang, tapi kehilangan istrinya. Vikram sempat merasakan hidup yang hampa setelah sang istri meninggal dunia dan kini hanya menyisakan dirinya dengan sang putri. Hal ini menjadi satu-satunya semangat hidupnya, bahkan di saat-saat kritis yang dialaminya selama berperang.

3. Sanjay Dutt (Ranchordas Pagi)

Sanjay Dutt (Ranchordas Pagi)_

Pria satu ini mungkin akan membuat kamu merinding saat melihatnya, Ranchodas Pagi memang pria yang garang. Tinggal di desa dekat perbatasan Pakistan, pria ini memang sangat keras akan hukum dan keadilan. Ketika Tentara Pakistan meminta ternak mereka secara paksa, pria ini tidak segan melawan mereka hanya untuk melindungi ternak dari pembantaian.

Mendapatkan balasan yang menyakitkan, Ranchodas Pagi mendatangi pemerintah India dan bergabung menjadi anggota RAW. Pria ini diberikan kepercayaan untuk melakukan operasi penting yang diberi nama “Operasi Hoor”. Operasi ini ditujukan untuk mencari tahu dimana tempat persembunyian rahasia dari tentara Pakistan dan mengumpulkan berbagai informasi penting.

Ranchordas Pagi memang sangat handal, pria ini memiliki mata elang dan sangat memahami berbagai medan. Ia sangat fasih dengan gurun yang membentang di antara Kutch dan Sindh, handal bertempur dengan kapak hingga senjata. Hal paling mengesankan, pria ini memang seorang mata-mata yang tidak diragukan lagi kelihaiannya yang membuat pasukan Pakistan tertipu.  

4. Sonakshi Sinha (Sunderben)

Sonakshi Sinha (Sunderben)_

Wanita satu ini dijuluki sebagai “Singa Betina” oleh seluruh masyarakat, wanita ini adalah Sunderben. Ia tidak berbeda dengan wanita lainnya, namun keberanian yang dimilikinya melebihi siapapun. Menjadi seorang istri yang ditinggal suaminya mencari nafkah, wanita ini tidak hanya duduk diam. Dia memiliki pemikiran yang lebih maju dan realistis dibanding kebanyakan orang.

Sunderben tidak terbelenggu dengan adat yang mengharuskan wanita terlihat seperti orang lemah. Sunderben menyuarakan agar masyarakat bisa lebih berani dan bertanggung jawab akan hidup mereka. Ia menjadi tokoh paling penting untuk membuat 300 wanita lokal membantu para tentara melawan tentara Pakistan.

Ia mengajak semua masyarakat untuk ikut berjuang dengan memperbaiki pangkalan udara Bhuj. Wanita ini tahu ada resiko besar yang harus dihadapinya, ia percaya bahwa para Dewa akan melindungi mereka semua. Ia juga mengatakan bahwa resiko ketika Pakistan mengambil alih lebih besar dibanding kehilangan nyawa saat bertempur.

5. Nora Fatehi (Heena Rehman)

Nora Fatehi (Heena Rehman)_

Heena Rehman adalah gadis pemberani India yang merelakan dirinya untuk dijadikan sebagai mata-mata. Heena bergabung dengan RAW untuk membalaskan dendamnya setelah sang kakak dibunuh dengan kejam.

Baca juga:

Wanita ini bekerja keras untuk bisa menjadi agen RAW handal dan berjanji akan mengabdi. Heena menikah dengan salah satu petinggi Pakistan Md. Husain Iman yang telah membunuh kakaknya.

Heena memberikan informasi-informasi penting mengenai rencana serangan Pakistan pada India. Hanya satu informasi penting yang tidak sempat ia berikan, yaitu informasi mengenai operasi darat yang dilakukan Pakistan. Identitasnya diketahui oleh sang suami, untungnya ia berhasil membunuh suaminya yang mengeksekusi kakaknya.

Heena Rehman harus meregang nyawa dengan cara yang sama seperti kakaknya yaitu hukum rajam. Permusuhan Heena dengan Pakistan tidak hanya kepentingan nasional, tapi kepentingan secara pribadi untuk keadilan kakaknya. Pengabdiannya pada tanah air terus ia sematkan hingga akhir hayatnya di tanah musuh.

6. Sharad Kelkar (Ram Karan Nair)

Sharad Kelkar (Ram Karan Nair)_

Letnan Kolonel Nair bukanlah pria sebarangan, pria ini mengabdi pada negara hingga titik darah penghabisan. Ia juga dikenal sebagai pemimpin yang tidak kenal takut dan tidak kenal dengan kata kalah. Tak main-main ia pernah mewakili Angkatan Darat India tahun 1968 dan berhasil mengalahkan petinju Pakistan di atas ring.

Meski tahu misi yang diberikan padanya sangat sulit dan mustahil, pria ini tidak pernah menyerah sama sekali. Dengan segala keterbatasan dan kemungkinan selamat yang kecil, ia memimpin pasukan Angkatan Darat India berperang. Bahkan dalam perang itu Letnan Kolonel Nair harus merelakan nyawanya demi tanah air.  

Di luar pekerjaannya, Nair menjadi seorang pria dan suami yang memiliki banyak kasih sayang. Ia menikahi seorang gadis muslim bernama Zeenat, meski gadis itu mengalami kelumpuhan. Cintanya pada sang istri tidak pernah memandang fisik dan dipenuhi ketulusan hingga akhir hayat.

Dari pemaparan karakter di atas, pasti membuat kalian merasa makin penasaran dengan filmnya bukan? Bhuj: The Pride of India ini memang film yang inspiratif, apalagi film ini berdasarkan kejadian nyata. Jika tertarik, bisa langsung nonton filmnya, ya.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *