Mark Zuckerberg Buka Suara Soal Klaim Pelapor Facebook

Jakarta: Mark Zuckerberg mengunggah pembelaan untuk perusahaannya dalam catatan untuk pegawai Facebook. Zuckerberg menyebut bahwa klaim terkini oleh mantan pegawai terkait efek negatif jejaring sosial di masyarakat tidak masuk akal.
 
Sebelumnya, mantan manajer produk Facebook bernama Frances Haugen bersaksi di depan kongress terkait temuan dokumen internal yang diberikan kepada Wall Street Journal. Fokus dari dengar pendapat adalah terkait penelitian internal yang ditampilkan Instagram dapat berefek negatif pada masyarakat muda.
 
Namun, Haugen memanfaatkan kesempatan ini untuk juga menyerang model bisnis perusahaan dan algoritma News Feed. Salah satu argumen Haugen adalah bisnis penjualan iklan Facebook berbasis kepemimpinan keterlibatannya untuk menjaga pengguna tetap di platform dengan berbagai cara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Langkah ini ditempuh Facebook, jelas Haugen, meski pihak Facebook mengetahui konten yang terlibat berbahaya.
 
Dalam memo yang diunggah di halaman Facebook publiknya, Zuckerberg menegaskan bahwa argumen yang menyebut Facebook dengan sengaja mendorong konten yang membuat orang marah demi keuntungan sangat tidak masuk akal.
 
Zuckerberg juga menegaskan bahwa pihaknya memperoleh pendapatan dari iklan, dan pengiklan secara konsisten memberitahukan pihak Facebook bahwa mereka tidak ingin iklan berdampingan dengan konten berbahaya atau memicu kemarahan publik.
 
Selain itu, Zuckerberg menegaskan ia tidak tahu ada perusahaan teknologi yang ingin membuat produk pemicu kemarahan atau depresi publik. Zuckerberg menyebut bahwa insentif moral, bisnis, dan produk justru mengarah ke arah berlawanan.
 
Sebagai informasi, Zuckerberg enggan menanggapi Haugen dan dokumen internal yang diberikan kepada The Wall Street Journal hingga saat ini. Pada hari Senin, hari yang sama Haugen mengungkapkan identitasnya di acara 60 Minutes, Zuckerberg mengunggah video.
 
Pada video ini digunakan penegak hukum sebagai bukti bahwa Zuckerberg menghindari pengawasan. Komite yang sama yang dilaporkan Haugen memanggil Zuckerberg untuk bersaksi, namun Zuckerberg tidak memenuhi permintaan dalam bantahan berisi 1.300 kata.
 
Seperti pernyataan yang disampaikan Facebook sebelumnya, Zuckerberg tidak menyebutkan Haugen dengan namanya.
 
Zuckerberg mengindikasikan klaim Haugen kepada Congress bahwa perubahaan News Feed pada tahun 2018 untuk memprioritaskan hal yang disebut Facebook sebagai interaksi sosial bermakna, meski sebenarnya mendorong pembagian konten kebencian dan pemecah belah.
 
Kembali menegaskan pernyataan kala perubahan tersebut diumumkan, Zuckerberg menyebut pihaknya tidak lagi untuk mendorong pembagian lebih banyak konten antara rekan dan keluarga, dan Facebook memahami bahwa hal ini akan menyebabkan penurunan keterlibatan.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *