Gugatan AD/ART Partai Demokrat Dikritik Sejumlah Pakar, Ini Sebabnya

Jakarta: Gugatan terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat dikritik. Sejumlah pakar hukum tata negara menilai gugatan yang diajukan ke Mahkamah Agung (MA) itu salah kaprah.
 
Pakar hukum tata negara Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar mengatakan gugatan oleh penyelenggara Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang itu sebagai manipulasi intelektual. Menurut dia, AD/ART sebagai aturan internal partai tidak bisa disamakan dengan aturan undang-undang.
 
“Kan yang bisa dibawa ke Mahkamah Agung itu adalah peraturan perundang-undangan, AD/ART itu bukan peraturan perundang-undangan bagaimana bisa digugat di MA,” kata Zainal melalui keterangan tertulis, Rabu, 6 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Baca: Demokrat Bantah Mengintimidasi Pengaju Judicial Review AD/ART 2020
 
Hal senada disampaikan Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas Feri Amsari. Dia menilai MA tidak berwenang menguji AD/ART parpol karena aturan itu tidak berada di bawah undang-undang. 
 
“Sesuai teori, AD/ART adalah aturan yang sifatnya hanya mengikat untuk kader partai politik (parpol) yang bersangkutan,” kata Feri.
 
Dia juga menyoroti pihak yang mengajukan gugatan. Menurut Feri, AD/ART hanya bisa digugat kader dari partai tersebut.
 
“Bayangkan semua warga negara bakal bisa menguji AD/ART parpol mana pun. Stabilitas parpol akan terganggu,” ujar Feri.
 
Sementara itu, dosen ilmu perundang-undangan Universitas Brawijaya, Malang, Aan Eko Widiarto, menyimpulkan AD/ART tidak bisa di-judicial review. Sebab, aturan tersebut dipisahkan dari undang-undang.
 
Jika digolongkan, maka akan berdampak buruk. Salah satunya membuat negara turut campur terhadap otonomi parpol.
 
“Negara menjadikan parpol sebagai bagian dari negara (supra struktur politik) bukan lagi sebagai bagian dari rakyat (infra struktur politik),” ujar Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya itu

 

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *