Pemkot Bandung Kaji Penerapan PeduliLindungi di Pasar Tradisional

Bandung: Pemerintah Kota Bandung berencana menerapkan aplikasi PeduliLindungi untuk pengunjung pasar tradisional. Ini untuk mendeteksi penyebaran covid-19 yang rawan interaksinya di pasar tradisional.
 
Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengatakan, pasar tradisional masih menjadi primadona bagi masyarakat untuk membeli berbagai kebutuhan. Namun Oded mengaku akan menerapkan aturan tersebut secara bertahap.
 
“Saya kira tidak ada yang tidak memungkinkan, kita bisa laksanakan, secara bertahap,” kata Oded di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin 4 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Oded menuturkan, saat ini Pemkot Bandung tengah mengkaji penerapan aplikasi PeduliLindungi. Terlebih, salah satu pasar di Bandung yakni Pasar Baltos masuk dalam ujicoba penerapan aplikasi tersebut oleh Kementerian Perdagangan.
 
“Pasar dengan mal itu berbeda, ini harus ada kajiannya. Kalau instruksi dari Pemerintah Pusat harus laksanakan ya laksanakan,” ujarya.
 
Baca: Pemkab Bangka Terima 46.800 Dosis Vaksin Pfizer untuk Masyarakat Umum
 
Hal serupa pun akan diterapkan di setiap kecamatan yang kerap didatangi oleh masyarakat untuk mengurus berbagai keperluan administrasi. Terutama, lanjut Oded, yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik agar dapat mendeteksi penyebaran covid-19.
 
“Kalau Kecamatan harus, tidak apa-apa. Karena Kecamatan banyak warga yang datang,” ungkapnya.
 
Sementara itu, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Juara Kota Bandung saat ini masih melakukan kajian terhadap pasar tradisional untuk menerapkan aplikasi PeduliLindungi. Sejauh ini, baru Pasar Baltos yang telah siap dan menjadi percontohan.
 
“Baru Baltos ya kang, kalau Pasar Sederhana itu belum, termasuk pasar lainnya. Salah satu yang sedang kita kaji itu aksesnya, karena rata-rata pasar itu banyak pintu masuknya, jadi harus dilihat kesiapannya dulu. Pasar yang semi modern seperti Pasar Baru mungkin bisa juga, tapi saat ini sedang kita kaji juga,” kata Humas Perumda Pasar Juara Kota Bandung, Iqbal Nurhakim saat dihubungi Medcom.id, Senin, 4 Oktober 2021.
 
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *