Mahasiswa Bioteknologi UKDW Raih Pendanaan Riset Lewat Program IRN 2021

Yogyakarta: Florencia Angel Meliana, mahasiswa Program Studi Biologi Fakultas Bioteknologi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta menerima bantuan dana riset dari program Indofood Riset Nugraha (IRN) Periode 2021/2022. Program ini diperuntukkan kepada mahasiswa S1 yang sedang melakukan riset tugas akhir. 
 
Cakupan topik riset yaitu agro dan teknologi perikanan (budidaya pertanian dan perikanan), teknologi produksi (teknologi pangan, peternakan, dan perikanan), gizi dan kesehatan masyarakat, serta sosial ekonomi budaya. Program IRN ini memfasilitasi para calon sarjana untuk mengembangkan potensi pangan lokal menjadi produk pangan yang fungsional.
 
Florencia Angel bercerita, setelah mendapat informasi terkait program IRN pada Juni 2021, ia segera berkonsultasi dengan dosen Bioteknologi Industri. Khususnya, di bidang teknologi pangan terkait program yang akan diambil.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

“Proses pencarian ide dilakukan bersama-sama dengan para dosen di Fakultas Bioteknologi untuk mengetahui penyebaran atau tren makanan di era pandemi ini,” ujar Florencia mengutip siaran pers UKDW, Senin, 4 Oktober 2021.
 
Baca: Tim PKM UKDW Berhasil Lolos ke Pimnas 2021
 
Ia mengatakan, covid-19 merupakan penyakit yang erat hubungannya dengan sistem imun pada tubuh. Oleh karena itu, diperlukan bahan pangan yang mengandung senyawa flavonoid dan gamma amino butiric acid (GABA), sehingga dapat meningkatkan sistem imun. 
 
Dengan pertimbangan tersebut, akhirnya dipilih topik ‘Inovasi Susu Kefir Beras Merah sebagai Pangan Fungsional dalam Upaya Meningkatkan Sistem Imun’. Topik ini diusulkan kepada tim IRN dan disetujui untuk dilanjutkan menjadi penelitian skripsi. 
 
Ia menerangkan, Senyawa aktif yang digunakan dalam riset ini berasal dari bahan alam yakni beras merah yang banyak ditemukan di Yogyakarta. Beras merah akan dikombinasikan dengan susu kefir yang terbukti mengandung bakteri probiotik dan dapat menghambat menempelnya bakteri patogen pada usus manusia. 
 
“Kombinasi bahan pangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan sistem imun melalui kandungan bahan aktif serta probiotik yang terkandung di dalamnya. Hal ini juga dilakukan untuk menarik minat konsumen melalui produk pangan fungsional,” terangnya.
 
Baca: Mahasiswa UKDW Kembangkan Alat Sterilisasi Paket Ekspedisi
 
Proses penentuan judul dan alur pembuatan proposal dibantu Dosen Mata Kuliah Teknologi Pangan Fakultas Bioteknologi UKDW Catarina Aprilia Ariestanti. Catarina juga sekaligus dosen pembimbing dalam program ini.
 
Catarina menjelaskan, pemilihan judul dilihat berdasarkan tren masyarakat khususnya kaum milenial dalam konsumsi makanan dan minuman. Penelitian ini diharapkan dapat mengenalkan pangan fungsional berbasis sumber daya lokal kepada masyarakat dengan proses pengolahan yang mudah dan praktis. Selain itu, memberikan inovasi bagi industri untuk dapat menciptakan produk-produk pangan sinbiotik berbasis pangan fungsional. 
 
“Harapannya mahasiswa dan akademisi dapat terus mengembangkan semangat penelitian sebagai wujud pengembangan terhadap kekayaan dan potensi yang dimiliki Indonesia,” ujar Catarina.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *